Wisata Alam Tera View Nan Elok
- 09 Mei 2024 16:36 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Tera View terletak di Pereng Kembang, Balecatur, Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Destinasi yang sedang viral tersebut menawarkan keelokan destinasi wisata, budaya dan kuliner di Gunung Gede yang memiliki pemandangan indah sampai 360 derajat dilihat dari puncaknya.
Terdapat Tugu Triangulasi yang dibangun tahun 1.800 an yaitu tempat mengukur ketinggian air laut, dan dilokasi ini ketinggiannya adalah 695 m di atas permukaan laut. Wisatawan bisa menikmati indahnya pemandangan Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, Gunung Merbabu, Gunung Merapi, Gunung Lawu, Gunung Ungaran, Gunung Telomoyo, Bukit Menoreh, Bukit Barisan, Pemandangan menakjubkan kita saksikan saat matahari terbit dan tenggelam serta saat kereta api berjalan saat malam dilihat dari ketinggian Tera View.
“Nama Tera diambil dari kata TERA - Technolgy and Education Risert Educatioan, Akademi Riset Pendidikan dan Teknologi . Tera View ini mempunyai maksud akan ada kelas pendidikan, penelitian dan teknologi, taman budaya terbuka - outdoor dan tempat edukasi serta menampilkan berbagai macam budaya yang ada. Obyek wisata yang menjadi tujuan lokasi favorit goweser atau pesepeda ini bisa dijadikan pilihan saat liburan bersama pasangan, keluarga besar atau komunitas,” ungkap Sugeng Widarso, pemilik Tera View.
“Ada berbagai kegiatan yang bisa dilakukan di kawasan wisata yang bagus ini," tambahnya.
Menurut Sugeng bahwa, Tara view memberikan nuansana tersendiri bagi pengunjung karena menjadi satu perjalanan yang Asik
"Daya tarik dari kawasan wisata ini pada saat perjalanan. Wisatawan harus melewati jalan yang menanjak dan melewati jalan gelombang cinta dengan pemandangan yang indah," tutur Sugeng Widarso yang juga Direktur Asmi Desanta ini.
Daya tarik lain dari tempat wisata ini adalah makanannya yang terkenal enak dan khas Yogjakarta.
Jam buka Tera View adalah setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 24.00 WIB. Jadi wisatawan bisa menginap dan cocok dijadikan sebagai destinasi wisata malam dan menyaksikan matahari terbit dan matahari terbenam.
Lokasi ini luasnya 4.500 m² dan hanya 1.100 m² yang masih dipakai untuk wisata, dengan fasilitas pendopo-pendopo, panggung, mushola dan kursi-kursi yang menghadap ke alam terbuka dengan pemandangan yg mempesona.
Obyek wisata ini masih gratis sebelum soft opening yang direncanakan pertengahan bulan Mei 2024 ini.(Dina/TnsO)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....