BPBD DIY: Waspada Kebakaran Lahan dan Gunung Merapi Siaga
- 06 Okt 2026 12:39 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyampaikan laporan harian terkait kondisi cuaca, peristiwa kebencanaan, serta perkembangan terkini aktivitas Gunung Merapi pada Selasa, 6 Oktober 2026. Secara umum, pantauan di wilayah DIY menunjukkan kondisi cuaca cerah berawan, namun masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana lingkungan.
Berdasarkan data BPBD DIY, telah terjadi dua insiden kebakaran lahan di lokasi berbeda pada Senin, 5 Oktober 2026. Kejadian pertama berlangsung di Dusun Ngeranca, Pendowoharjo, Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo pada pukul 22.30 WIB. Sementara itu, kebakaran lahan kedua melanda wilayah Gatak 1, Selomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman pada pukul 12.10 WIB dengan luas area terdampak mencapai sekitar 2.000 meter persegi akibat aktivitas pembakaran sampah.
Selain musibah kebakaran, BPBD DIY juga menyoroti pengamatan terkini pada aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang saat ini masih bertahan pada tingkat aktivitas Level III atau Siaga. Pada pengamatan hari Senin, teramati empat kali guguran lava ke arah barat daya atau Kali Sat dan Putih dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter. Pengamatan berlanjut hingga Selasa pagi pukul 06.00 WIB yang mencatat tiga kali guguran lava ke arah yang sama.
Menanggapi insiden kebakaran lahan yang kerap dipicu kelalaian, pihak BPBD DIY membagikan panduan edukasi mengenai lima titik rawan pemicu api. Sumber bahaya tersebut meliputi rumput kering di dekat mesin panas, tumpukan daun atau ranting kering, semak yang menempel pada sumber panas, sisa bara api pembakaran yang belum padam sempurna, serta percikan api yang terbawa angin.
Masyarakat diimbau untuk senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan diri dan segera melaporkan setiap potensi kejadian darurat. Untuk penanganan darurat medis, warga dapat menghubungi call center 119, layanan kebakaran dan penyelamatan di nomor 113, serta koordinasi kebencanaan via telepon BPBD DIY di (0274) 5485 maupun WhatsApp di (0274) 5484.
Informasi terkini dan pemantauan situasi berkala juga dapat diakses masyarakat melalui kanal resmi media sosial BPBD DIY di akun X @BPBDDIY, Facebook Pusdalops BPBD DIY, serta Instagram @bpbd_diy. Selain media sosial, komunikasi darurat radio VHF dapat diakses melalui frekuensi 170.300 MHz dengan duplex -5 MHz.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....