Migrasi Pertamax ke Pertalite DIY Naik 7 Persen, Pertamina Imbau SPBU Atur Antrean

  • 06 Okt 2026 10:50 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Seiring dengan meningkatnya migrasi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi Pertamax ke BBM subsidi Pertalite, PT Pertamina Patra Niaga mengimbau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mengatur sejumlah langkah agar tidak terjadi antrean yang mengular di SPBU.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan, menyebut peralihan konsumsi BBM Pertamax ke BBM Pertalite meningkat hingga 7 persen. Hal itu dinilainya berdampak terhadap antrean yang mengular di sejumlah SPBU.

Cuaca panas saat ini, dinilainya dapat menimbulkan ketidaknyamanan masyarakat saat mengantre di SPBU. Karena itu, masing-masing SPBU dimintaya untuk melakukan berbagai inisiatif untuk mempercepat antrean.

“Nah, makanya masing-masing SPBU itu berinisiatif bagaimana caranya supaya antrean cepat,” ucapnya saat ditemui pekan lalu.

Selain itu, ia juga menyoroti konsumen yang melakukan pembelian BBM secara berulang. Menurutnya, kondisi tersebut dapat merugikan konsumen lain yang telah mengantre cukup lama.

“Kan kasihan nih konsumen. Dia sudah antri capek-capek mau kerja, eh antre sama orang yang bolak-balik buat beli BBM,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat intervensi, tidak hanya dari pihak SPBU, tetapi juga pemerintah daerah. Meski demikian, Taufiq menegaskan pengaturan antrean bukan sepenuhnya menjadi ranah Pertamina, karena setiap SPBU memiliki pengaturan operasional masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....