Akhlak adalah Harta Termahal

  • 06 Okt 2026 11:57 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Ajaran Islam terbagi dalam tiga tema besar yaitu akidah, ibadah, dan akhlak. Akidah sebagai dasar iman, ibadah sebagai bukti dari iman dan akhlak sebagai buah dari iman.

“Akhlak disebut harta termahal karena tidak bisa dibeli. Semahal apapun barang asal ada uang bisa dibeli, tetapi akhlak tidak bisa,” kata Ustad Dr. H. Irsyadunnas, M.Ag dari Pimpinan Wilayah Yogyakarta dalam Mutiara Pagi Pro 1 Selasa, 6 Oktober 2026.

Ulama Imam Ibnu Qayyim pernah mengatakan bahwa akhlak adalah cerminan isi hati. Jika hati bersih, maka akhlak juga akan bersih.

Nabi juga bersabda : sungguh aku diutus ke dunia ini untuk menyempurnakan akhlak manusia. Allah menugaskan Nabi untuk memperbaiki akhlak manusia di Jazirah Arab kala itu, disaat akhlak mereka berada pada titik terendah.

Ada 3 tingkatan akhlak dalam Islam. Pertama akhlak kepada Allah. Kedua akhlak kepada manusia. Ketiga adalah akhlak kepada diri sendiri.

Contoh akhlak kepada Allah adalah bersyukur ketika mendapatkan nikmat, bersabar ketika mendapat ujian, bertawakal setelah berusaha, dan tetap taat kepada Allah meskipun tidak mendapatkan sesuatu yang sesuai keinginan. Orang yang memiliki akhlak kepada Allah, dia tidak hanya dekat dengan-Nya ketika senang tetapi tetap dekat dalam keadaan sulit.

Akhlak kepada manusia ditunjukkan dengan tidak menyakiti, menghina, dan merendahkan orang lain. Nabi bersabda : sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya. Di era saat ini menjaga lisan bukan hanya lisan dari mulut tetapi juga lisan di media sosial.

Akhlak kepada diri sendiri ditunjukkan dengan memperlakukan diri secara seimbang. Baik aspek jasmani, akal, dan sisi rohani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....