MAN 2 Bantul Buka Suara soal Dugaan Penarikan Biaya Pendidikan
- 04 Okt 2026 22:08 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Unggahan mengenai dugaan penarikan biaya pendidikan hingga jutaan rupiah di MAN 2 Bantul beredar luas di media sosial. Merespons hal itu, Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati menegaskan, pihak sekolah tidak menarik biaya pendidikan dari siswa.
Kepada awak media, Nur Hasanah mengungkapkan, sekolah hanya menyusun sejumlah program untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Selanjutnya, kebutuhan anggarannya disampaikan kepada komite.
“Sekolah sama sekali tidak menarik biaya pendidikan. Kami menyampaikan program kepada komite bahwa membutuhkan anggaran sekian, kemudian komite yang menyampaikannya kepada orang tua. Itu pun komite tidak akan memaksa, karena nominal Rp4 juta sekian itu hanya rencana,” ucapnya, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Apabila rencana tersebut terealisasi, dana yang terkumpul dapat digunakan untuk meningkatkan kompetensi siswa, khususnya di bidang teknologi informasi dan teknologi terapan melalui kerja sama dengan ITS Surabaya dalam program Prodistik. Selain itu, program tersebut juga diarahkan untuk membekali siswa dengan berbagai keterampilan, seperti tata boga, tata busana, multimedia, otomotif, hingga pengelasan.
“Di samping itu, kami juga bisa meningkatkan keterampilan, baik tata boga, tata busana, multimedia, otomotif maupun las yang tidak ada di SMA reguler biasa. Karena MAN ini setingkat SMA, bukan SMK,” ujarnya.
Pihaknya menambahkan, program-program tersebut akan sulit direalisasikan jika hanya mengandalkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Untuk itu, sekolah membutuhkan dukungan dana untuk menjalankan program tambahan tersebut.
“Tidak bisa kalau hanya mengandalkan dana BOS karena dana BOS kami sangat minim. Anak-anak juga kebanyakan ingin langsung bekerja setelah lulus. Karena itu, ada program tadi untuk meningkatkan keterampilan mereka,” katanya.
Di sisi lain, berbagai program tambahan tersebut ternyata memiliki dampak yang sangat positif. Terbukti, banyak lulusan MAN 2 Bantul yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Tahun 2024 dari 220 siswa hanya 20 orang yang mendaftar kuliah dan diterima sebanyak 12 orang. Pada tahun 2025, murid yang mendaftar ke perguruan tinggi meningkat menjadi 90 orang dan yang diterima sebanyak 49 orang,” ucapnya menambahkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....