Pemkab Gunungkidul Wajibkan ASN Belanja di Pasar Tradisional Tiap Jumat

  • 04 Okt 2026 08:56 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Gunungkidul - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengarahkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berbelanja di pasar tradisional setiap Jumat pada pekan pertama setiap bulan. Kebijakan tersebut dituangkan melalui Surat Edaran Bupati Gunungkidul sebagai upaya menggerakkan aktivitas pasar tradisional sekaligus memperkuat keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan pemilihan Jumat pada pekan pertama dilakukan dengan mempertimbangkan waktu penerimaan gaji ASN.

Menurutnya, pada awal bulan ASN umumnya mulai memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga. Karena itu, aktivitas belanja tersebut diarahkan untuk dilakukan di pasar tradisional yang berada di sekitar kantor masing-masing.

“Tanpa diperintah pun, pada awal bulan ASN umumnya belanja untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Kini mereka diarahkan untuk berbelanja di pasar tradisional terdekat dari kantor masing-masing, sehingga ikut melarisi dagangan warga,” katanya saat berbelanja di Pasar Arjosari, Kapanewon Wonosari.

Gerakan tersebut diawali dengan kegiatan kick-off yang melibatkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pasar Arjosari dipilih sebagai lokasi kegiatan karena berada paling dekat dengan kompleks Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Dalam kegiatan tersebut, para kepala OPD dan ASN berbelanja berbagai kebutuhan sehari-hari. Mulai dari sayuran, buah-buahan, ikan, daging sapi hingga daging kambing.

Selain mendorong aktivitas belanja di pasar tradisional, ASN juga diminta membawa tas belanja sendiri dari rumah. Langkah ini sekaligus untuk mengurangi penggunaan kantong plastik.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan penguatan pasar tradisional perlu dilakukan karena pedagang menghadapi persaingan dengan pasar modern, perdagangan melalui platform digital, hingga pedagang keliling yang langsung menjangkau permukiman masyarakat.

“Kolaborasi antara Dinas Perdagangan dan pelaku UMKM di pasar akan terus dimaksimalkan agar para pedagang mendapatkan kepastian pasar, khususnya dari lingkungan pemerintah daerah,” ujarnya.

Menurutnya, gerakan tersebut akan dilanjutkan dengan penyusunan berbagai strategi agar pasar tradisional tetap memiliki daya tarik dan mampu bersaing di tengah perkembangan pola belanja masyarakat.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul Sri Suhartanta turut berbelanja di Pasar Arjosari bersama jajaran pemerintah daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul Sri Suhartanta mengatakan pasar tradisional masih memiliki berbagai produk yang tidak kalah dengan barang yang dijual secara daring.

“Ini saya juga beli celana dan sandal. Dulu saya juga sering beli di sini. Barangnya tidak kalah awet dengan yang dijual secara online,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....