Klinik Wizula Medica Gandeng Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan

  • 04 Okt 2026 07:54 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Gunungkidul - Klinik Utama Wizula Medica memperkuat layanan penanganan korban kecelakaan lalu lintas, khususnya di wilayah Gunungkidul bagian barat yang menjadi salah satu jalur wisata. Penguatan layanan dilakukan melalui kerja sama dengan Jasa Raharja dalam penanganan korban kecelakaan.

Tidak hanya memberikan pertolongan awal, klinik tersebut juga dapat menangani sejumlah kasus trauma hingga tindakan operasi.

Dokter Spesialis Bedah Klinik Utama Wizula Medica dr. Zulbahri mengatakan kerja sama dengan Jasa Raharja memberikan ruang lebih luas bagi pihaknya untuk memberikan pertolongan kepada masyarakat terdampak kecelakaan.

“Kami lebih leluasa untuk menolong masyarakat yang terdampak kecelakaan, khususnya di wilayah Gunungkidul bagian barat,” katanya saat koordinasi dengan kepolisian dan Jasa Raharja di Klinik Utama Wizula Medica, Salam, Patuk.

Menurutnya, Klinik Utama Wizula Medica merupakan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat lanjutan atau PPK 2. Sejumlah kasus trauma dapat ditangani secara definitif di fasilitas tersebut.

Kasus yang dapat ditangani antara lain patah tulang, perdarahan, trauma saraf, cedera perut atau gastrointestinal, cedera genitourinari, serta trauma dada dan kardiovaskular.

Dokter Spesialis Bedah Klinik Utama Wizula Medica dr. Zulbahri mengatakan pihaknya berupaya memangkas alur penanganan sehingga pasien dapat segera memperoleh pelayanan dokter spesialis.

“Kami di sini sudah berkomitmen agar penanganan-penanganan itu bisa dipangkas alurnya sehingga pasien dapat segera ditangani dokter spesialis,” ujarnya.

Ia menambahkan, penanganan cepat menjadi hal penting dalam kasus kegawatdaruratan. Untuk mendukung hal tersebut, pihaknya mulai memberikan pembekalan kepada relawan mengenai penanganan dasar korban kecelakaan.

Relawan diharapkan memiliki pengetahuan awal untuk menghadapi kondisi seperti patah tulang maupun perdarahan aktif sebelum korban mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Kalau ada kasus patah tulang atau perdarahan aktif, relawan harus tahu bagaimana menghadapi kondisi seperti itu,” ucapnya.

Sementara itu, Klinik Utama Wizula Medica masih menjajaki peluang kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Komunikasi mengenai rencana kerja sama tersebut telah dilakukan sejak Februari 2026.

“Kita berharap bisa bekerja sama dengan BPJS karena masyarakat tidak perlu harus jauh-jauh mendapatkan pelayanan,” katanya.

Berdasarkan data Satlantas Polres Gunungkidul, sebanyak 416 kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Gunungkidul sepanjang Januari hingga Mei 2026. Dari jumlah tersebut, 28 orang dilaporkan meninggal dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....