Pemkab Sleman Dorong Digitalisasi Pasar Tradisional lewat GEMPAR

  • 01 Okt 2026 13:01 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, SLEMAN – Semangat menghidupkan ekonomi kerakyatan melalui Gerakan Meramaikan Pasar Rakyat (GEMPAR) terus bergulir di Kabupaten Sleman. Program ini menggerakkan Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMD, hingga lembaga vertikal untuk berbelanja langsung di pasar tradisional.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman Dwi Wulandari mengatakan GEMPAR dirancang untuk mengajak warga kembali meramaikan pasar rakyat sekaligus mendorong adopsi teknologi digital.

“Melalui digitalisasi, pedagang diajak menyediakan layanan pesan-antar online. Di Pasar Kolombo, warga bisa memesan kebutuhan dapur lewat situs web, sementara pedagang Pasar Godean melayani pemesanan via WhatsApp,” katanya saat menjadi narasumber Dialog Jogja Menyapa, Rabu, 30 September 2026.

Pada kesempatan yang sama, Peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan (PUSEKRA) UGM Ryan Ariyanto menilai transformasi digital ini memperkuat saluran perdagangan baru bagi pasar tradisional tanpa menghilangkan esensinya.

"Melalui platform digital, konsumen dapat melihat produk, memilih kebutuhan, dan melakukan pemesanan menggunakan sistem pembayaran QRIS," ujarnya.

Ryan menegaskan bahwa belanja kebutuhan pasar secara digital bukan untuk menggantikan keberadaan pasar rakyat, melainkan merekatkan hubungan antara pedagang dan konsumen di era modern.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....