Dispar Kulon Progo Optimalkan Sektor Wisata Berbasis Perdesaan
- 29 Sep 2026 16:22 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Kulon Progo - Dinas Pariwisata Kulon Progo memperkuat pengembangan sektor pariwisata berbasis perdesaan diwilayahnya. Salah satunya melalui optimalisasi potensi desa wisata yang ada di wilayahnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Sutarman, menjelaskan, potensi desa wisata merupakan salah satu pilar utama dan daya tarik unggulan pariwisata di Kulon Progo. Sektor ini dinilai mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat secara luas.
Sutarman menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi berkala, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan sinergi antara pengelola desa wisata dan para pelaku industri pariwisata.
"Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menjadikan paket wisata di Kulon Progo semakin profesional, berdaya saing tinggi, serta memberikan pengalaman berkesan bagi setiap wisatawan yang berkunjung," ujarnya, Selasa 29 September 2026.
Kulon Progo diketahui memiliki keunikan dari berbagai desa wisata, seperti Gulurejo & Sidorejo yang Mengusung paket “Mindful Java: Colors and Time” yang berfokus pada pengalaman membatik, filosofi kerajinan lokal, interaksi dengan perajin, serta eksplorasi Pawukon (pengetahuan tradisional Jawa mengenai siklus kehidupan dan waktu).
Juga ada Desa Wisata Jatimulyo & Purwosari yang Menghadirkan “Menoreh Bird and Brew Journey”, di mana wisatawan dapat menikmati aktivitas birdwatching, mencicipi kopi dan teh lokal, menikmati kuliner khas Dawet Sambal, serta menikmati bentang alam Perbukitan Menoreh.
Hingga Desa Wisata Nglinggo & Widosari: Menawarkan “Taste of Menoreh: Culinary, Culture and Highland Experience”, sebuah perpaduan wisata panorama pegunungan tinggi, kopi lokal, seni batik, hingga olahan produk jahe khas setempat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....