Mengabdi untuk Sesama: Menggali Makna Ibadah dan Jalan menuju Cinta Allah
- 22 Sep 2026 07:26 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pro 1 Radio Republik Indonesia Yogyakarta menghadirkan Program Mutiara Pagi, Senin 20 September 2026. Mengangkat tema Bermanfaat itu Ibadah, Menolong itu Cinta Allah, pembahasan difokuskan pada landasan hadis riwayat At-Thabrani dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma. Hadis tersebut menegaskan bahwa manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah mereka yang paling memberikan manfaat bagi orang lain.
Ustaz Eko Agus Wibowo mengatakan, bahwa kehadiran seorang muslim di tengah lingkungan keluarga maupun masyarakat seharusnya menjadi penyelesai masalah, bukan justru menjadi sumber masalah. Saling menyayangi sesama adalah kewajiban setiap muslim.
"Amalan sederhana sehari-hari yang sangat dicintai oleh Allah diantaranya adalah membahagiakan sesama muslim melalui senyuman atau kata-kata yang menenangkan, meringankan beban hidup orang lain, membantu melunasi utang, hingga memberi makan kepada mereka yang kelaparan. Amalan-amalan sosial ini sering kali luput dari perhatian, padahal memiliki bobot nilai kebaikan yang sangat tinggi di mata Sang Pencipta," ujarnya.
Rasulullah SAW bersabda membantu urusan orang lebih beliau cintai daripada beri'tikaf di Masjid Nabawi selama satu bulan penuh. Hal ini menunjukkan betapa Islam memberikan penghargaan yang sangat besar terhadap aksi nyata dalam membantu menyelesaikan permasalahan hidup orang lain.
Islam tidak menghendaki umatnya hanya fokus pada ibadah ritual di atas sejadah sambil mengabaikan tetangga atau saudara yang sedang mengalami kesulitan. Menolong sesama bukan sekadar aksi sosial biasa, melainkan bentuk ibadah kelas atas yang secara langsung dapat mendatangkan kecintaan Allah SWT. Melalui semangat memberi dan menolong ini, hubungan baik kepada Allah (hablum minallah) dan hubungan baik sesama manusia (hablum minannas) dapat terwujud secara seimbang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....