Singgih Sanjaya, Komposer Kondang DIY Turut Kampanyekan Pendaftaran Hak Cipta
- 20 Sep 2026 21:48 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Layanan pencatatan hak cipta yang dihadirkan Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) DIY di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta mendapat sambutan hangat dari para seniman dan musisi. Salah satunya Singgih Sanjaya yang merupakan musisi dan komposer Indonesia yang membuat aransemen musik dan paduan suara untuk lagu nasional 'Bagimu Negeri' ciptaan R Kusbini.
Singgih Sanjaya ternyata turut mendaftarkan dua karya musiknya di ISI Yogyakarta, Jumat, 18 September siang.
"Hari ini saya mendaftarkan dua karya. Luar biasa, saya merasa seperti dirangkul dengan baik, dilayani dengan sangat baik. Saya sangat mengapresiasi," ujar Singgih usai mencatatkan hak cipta karyanya di Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta.
Singgih mengaku senang karena layanan pencatatan hak cipta ini dinilainya sangat memudahkan para musisi, apalagi dengan kebijakan baru tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp0 atau gratis untuk hak cipta lagu dan/atau musik. Singgih pun mengajak para musisi untuk mencatatkan hak cipta dan memberikan pelindungan kekayaan intelektual bagi karyanya.
"Saya di sini mengajak para komposer, pencipta lagu, arranger, itu supaya mencatatkan karya ke Kementerian Hukum," ucapnya.
Sementara itu, dosen Pendidikan Musik Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta Prof Triyono Bramantyo turut mencatatkan karyanya dalam layanan pencatatan hak cipta yang difasilitasi Kanwil Kemenkum DIY. Tak tanggung-tanggung, Prof Triyono langsung mencatatkan sembilan karyanya hari ini.
"Hari ini saya mencatatkan sambilan karya seluruhnya, tujuh karya musik dan dua buah buku ajar. Kegiatan ini menurut saya sangat membantu mempermudah kami dalam menyampaikan atau keinginan untuk mencatatkan hak cipta atas karya kami," ujar Triyono.
"Seringkali kalau kami harus datang ke kantor di Gedongkuning (alamat Kanwil Kemenkum DIY), seringkali terhalang oleh waktu dan jarak yang jauh. Bersyukur Kementerian Hukum Kanwil DIY berkenan hadir ke ISI," ujar dia.
Triyono juga mengimbau para mahasiswa dan civitas akademika ISI Yogyakarta untuk mencatatkan hak cipta bagi karya-karya mereka. Apalagi, ISI Yogyakarta adalah rumah karya-karya kreatif yang perlu untuk dilindungi kekayaan intelektualnya.
"Kampus kami hakikatnya adalah kampus kreatif, dan pencatatan hak cipta itu sangat penting. Untuk para mahasiswa maupun para dosen, saya menganjurkan untuk mendaftarkan hak ciptanya untuk semua karya seni maupun karya buku yang dihasilkan," katanya.
Layanan pencatatan hak cipta yang difasilitasi Kanwil Kemenkum DIY di ISI Yogyakarta merupakan layanan jemput bola untuk memudahkan dan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkum DIY berharap para pencipta dan kreator dapat memperoleh kepastian hukum atas karya mereka secara lebih cepat, mudah, dan efisien.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....