Membedah Amalan Terbaik Seorang Muslim

  • 16 Sep 2026 12:08 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta — Program acara Mutiara Pagi di Pro 1 RRI Yogyakarta kembali hadir menyapa para pendengar dan pemirsa setia pada Selasa, 15 September 2026 pukul 05.10 hingga 06.00 WIB.

Kajian inspiratif kali ini menghadirkan narasumber Ustaz Rofiul Wahyudi, S.E.I., M.E.I., Ph.D, selaku Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY yang mengusung tema utama "Amalan Terbaik Seorang Muslim".

Ustaz Rofiul Wahyudi mengatakan untuk senantiasa bersyukur atas nikmat Allah SWT serta memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad Saw.

Nabi memaparkan, ketika membahas amalan terbaik, umat Islam sering kali membayangkan ritual ibadah harian semata. Padahal, ada satu amalan fundamental yang tersirat di dalam Al-Quran, khususnya melalui Surah Az-Zumar (Surat ke-39), sebuah surat Makiyyah yang terdiri dari 75 ayat.

"Di situ kaum jahiliyah sebelum masuk Islam, mereka merasa insecure, malu, dan minder karena pernah melakukan berbagai perbuatan salah, khilaf, maksiat, bahkan dosa besar di masa lalu," katanya.

Seperti tradisi jahiliyah mengubur bayi perempuan hidup-hidup. Menjawab keraguan tersebut, Allah SWT menurunkan firman-Nya di dalam Surah Az-Zumar ayat 53 (yang diulas dalam konteks ayat 39 dan seterusnya), di mana Allah memanggil hamba-hamba-Nya dengan sebutan yang penuh kemuliaan dan kasih sayang.

"Katakanlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat Allah...' Esensi amalan terbaik seorang muslim: Tidak Berputus Asa: Apapun latar belakang kehidupan dan sekelam apapun masa lalu seseorang, amalan terbaik adalah keteguhan hati untuk tidak pernah menyerah serta tidak berputus asa dari luasnya rahmat Allah SWT," ucapnya.

Rombongan menuju surga: Rofiul mengaitkannya dengan Surah Az-Zumar ayat 73. Orang-orang bertakwa yang optimis dan kembali kepada Allah akan diantar dan disambut menuju pintu surga secara bersama-sama dalam satu rombongan orang salih.

Pesan Persahabatan di Akhirat: Sesama jamaah yang pernah duduk bersama dalam majelis ilmu saling mengingat dan mencari satu sama lain di akhirat kelak, agar dapat bersama-sama masuk ke dalam surga Allah Swt.

Ustaz Rofiul mengatakan, sebaik-baik amalan seorang Muslim bukanlah yang diukur dari seberapa banyak jumlahnya semata, tetapi yang dilandasi dengan keikhlasan yang mendalam, konsistensi, serta sesuai dengan tuntunan Rasulullah Saw.

"Mari kita jadikan setiap detik sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas ibadah, memperbanyak amal saleh, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi sesama manusia," kata dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....