JPL di Tegalrejo Bakal Diperbaiki, KAI Siapkan Skema Buka Tutup Jalan
- 07 Sep 2026 19:03 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - PT KAI Daop 6 Yogyakarta akan melakukan perawatan, perbaikan geometri dan jalan rel, serta pemasangan concrete level crossing (CLC) di perlintasan sebidang atau jalur perlintasan langsung (JPL) 739 KM 541+463 wilayah Patukan-Yogyakarta Jalan HOS Cokroaminoto, Tegalrejo, Kota Yogyakarta.
Perbaikan ini merupakan bagian dari peningkatan kualitas prasarana perkeretaapian. Khususnya pada perlintasan sebidang. Dengan demikian dapat tercipta keamanan dan keselamatan bagi perjalanan kereta api maupun bagi pengguna jalan.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menuturkan perbaikan akan dilakukan selama satu pekan, dimulai dari 8-13 September 2026. Pengerjaan dibagi menjadi dua termin, yakni tanggal 8-10 September 2026 yang akan fokus pada jalur rel di JPL 739 KM 541+463 jalur hulu. Pekerjaan ini akan berimbas pada penerapan buka tutup jalan perlintasan pada pukul 00.00-05.00 WIB.
Sementara, termin kedua dilakukan pada 11-13 September 2026 yang akan berfokus pada pekerjaan lanjutan hingga jalur hilir. Penutupan dilakukan dengan sistem buka tutup pada sebagian ruas jalan sisi utara pukul 00.00–05.00 WIB.
"Sebelum pelaksanaan penutupan dengan sistem buka-tutup, akan dilakukan pekerjaan pra-kegiatan berupa pembongkaran aspal perlintasan. Selama proses tersebut, arus lalu lintas kendaraan masih dapat menggunakan sebagian ruas jalan yang tidak sedang dibongkar," kata Feni, Senin, 7 September 2026.
Feni menambahkan pada tahapan tertentu akan dilakukan penutupan total jalan raya selama kurang lebih 3 jam untuk mendukung manuver alat berat excavator. Pengaturan lalu lintas juga akan dilakukan secara situasional. Termasuk saat pemasangan beton plat dan proses finishing pengaspalan dengan memperhatikan jadwal perjalanan kereta api.
Adapun lingkup pekerjaan meliputi penggantian bantalan existing menjadi bantalan CLC baru, penggantian balas/kricak yang kotor dengan material baru, serta pengangkatan dan penataan listrang menggunakan HTT dan mesin KPJR.
Feni menyebut pihaknya turut berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Dishub dan Kepolisian untuk membantu penjagaan dan pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
Masyarakat diimbau untuk memperhatikan arahan petugas di lapangan, rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti rekayasa lalu lintas yang diterapkan. Dia juga mengimbau pengguna jalan untuk mengatur waktu perjalanan dan menggunakan jalur alternatif apabila diperlukan, khususnya pada saat pelaksanaan penutupan sebagian maupun penutupan total jalan.
"Ketidaknyamanan yang dirasakan saat ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang berupa perlintasan yang lebih aman, nyaman, dan memiliki kualitas konstruksi yang lebih baik untuk keselamatan bersama,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....