Bantul Innovation Award 2026, Dorong Inovasi Berdampak bagi Masyarakat

  • 02 Sep 2026 18:12 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bantul menggelar Bantul Innovation Award (BINA) 2026 di Waroeng Omah Sawah pada Selasa, 1 September 2026. Agenda tahunan ini menjadi ajang memacu perangkat daerah dan masyarakat untuk melahirkan inovasi yang berdampak positif serta memberikan manfaat nyata.

Kepala Bappeda Bantul, Ari Budi Nugroho, menyatakan bahwa BINA 2026 juga merupakan wujud apresiasi kepada berbagai pihak atas inovasi yang telah diciptakan. Dengan demikian, seluruh pihak akan semakin termotivasi dalam memberikan terobosan baru bagi kemajuan Bumi Projotamansari.

“Apresiasi ini terbagi dalam beberapa kategori, yakni organisasi perangkat daerah, pemerintah kapanewon, pemerintah kalurahan, puskesmas, unsur pendidikan, serta masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, BINA 2026 juga bertujuan untuk meningkatkan Indeks Inovasi Daerah (IID). Ari menyebut, pada ajang Innovative Government Award (IGA), skor IID Kabupaten Bantul bahkan sudah lebih baik dari tahun lalu.

“Skor IID Kabupaten Bantul berhasil meningkat dari 83,64 (180 inovasi) pada tahun 2025 menjadi 87,51 (211 inovasi) pada tahun 2026,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengungkapkan bahwa arah pembangunan lokal saat ini memiliki berbagai tantangan tersendiri. Ia menilai bahwa inovasi dan rekayasa teknik merupakan kunci utama dalam mengatasi kendala tersebut.

“Pemerintah harus berani mengambil peran dalam melakukan uji coba rekayasa teknologi dan inovasi daerah. Walaupun ada dinamika dan tantangan, jika berhasil, dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat luas demi meningkatkan kesejahteraan dan daya saing Kabupaten Bantul,” ujarnya.

Berikut adalah daftar pemenang BINA 2026 dari berbagai kategori:

  • Kategori organisasi perangkat daerah: uara pertama diraih oleh Dinas Komunikasi dan Informatika dengan inovasi Surat Bantul (SURBAN).
  • Kategori kapanewon: Dimenangkan oleh Kapanewon Piyungan dengan inovasi Bersama Atasi Stunting (BERAKTING).
  • Kategori puskesmas: Berhasil dimenangkan oleh Puskesmas Banguntapan I dengan inovasi Penyampaian Informasi Kesehatan dengan Jangkauan Lebih Luas Melalui Platform Digital.
  • Kategori kalurahan: Juara satu diraih Kalurahan Mulyodadi dengan inovasi Aksi Kalurahan untuk Literasi Warga (AKSARA).
  • Kategori unsur pendidikan: Yang berhasil menjadi juara adalah SDN 1 Padokan dengan inovasi Transformasi Layanan Tumbuh Kembang Ramah Anak di SDN 1 Padokan (E-LENTERA).
  • Kategori masyarakat: Juara satu dimenangkan Niken Anggraeni dengan inovasi Gerakan Mulyodadi Hebat Rajin Kelola Sampah (GEMAH RIPAH).
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....