Prestasi Polwan Cantik yang Segera Duduki Kapolres Gunungkidul
- 01 Sep 2026 19:54 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Gunungkidul— Polres Gunungkidul bakal memiliki pemimpin baru. AKBP Rosana Albertina Labobar, S.I.K., M.Si., ditunjuk untuk menduduki jabatan Kapolres Gunungkidul menggantikan AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H. Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1878/VIII/KEP/2026 tertanggal 30 Agustus 2026. Penunjukan Rosana sekaligus menjadi catatan tersendiri karena untuk pertama kalinya Polres Gunungkidul akan dipimpin oleh seorang polisi wanita (Polwan).
Rosana merupakan perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2007. Perempuan kelahiran 1986 yang memiliki darah Tanimbar, Maluku, tersebut memiliki pengalaman cukup panjang di bidang reserse, narkotika, hingga penegakan hukum di wilayah perairan.
Sebelum ditugaskan ke Gunungkidul, Rosana pernah menempati sejumlah posisi strategis di berbagai wilayah. Pengalamannya antara lain sebagai Kasat Reskrim Polres Kolaka Utara Polda Sulawesi Tenggara.
Ia kemudian dipercaya menjadi Wakasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat. Dalam posisi tersebut, Rosana terlibat dalam enanganan berbagai perkara narkotika di wilayah Jakarta Barat.
Kariernya di wilayah Jakarta juga berlanjut dengan penugasan sebagai Kapolsek Tanjung Duren, Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, serta Kapolsek Menteng Polres Metro Jakarta Pusat.
Jabatan tersebut membuat Rosana berpengalaman menangani karakter wilayah yang berbeda, mulai dari kawasan padat penduduk dan pusat aktivitas ekonomi hingga wilayah yang memiliki dinamika keamanan dan sosial cukup tinggi.
Tidak hanya bertugas di daratan, ia juga pernah dipercaya sebagai Kasi Sidik Subdit Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri. Dalam jabatan tersebut, ia menangani penegakan hukum terkait berbagai tindak pidana di wilayah perairan Indonesia.
Nama Rosana juga pernah mencuat dalam pengungkapan perkara narkotika jaringan internasional. Salah satu kasus besar yang dikaitkan dengan kiprahnya adalah pengungkapan penyelundupan sabu seberat satu ton di Anyer, Banten.
Atas sejumlah prestasinya dalam penegakan hukum, Rosana memperoleh beberapa penghargaan. Di antaranya Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) pada 2017.
Penghargaan lainnya yakni Pin Emas Ibu Presiden pada 2019 serta tiga Pin Emas Kapolri atas prestasi dan dedikasinya dalam menjalankan tugas.
Kemampuan kepemimpinannya juga mendapat pengakuan ketika mengikuti pendidikan Sespim. Rosana tercatat meraih predikat Polwan Terbaik pada Sespim angkatan 63 tahun 2023.
Kini, pengalaman tersebut akan menjadi bekal Rosana dalam menjalankan tugas sebagai Kapolres Gunungkidul. Ia akan menghadapi karakter wilayah yang berbeda dengan tempat penugasannya sebelumnya, termasuk luasnya wilayah pedesaan serta perkembangan sektor pariwisata yang menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah.
Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tantangan lainnya adalah memastikan pelayanan kepolisian dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok.
Penunjukan Rosana sebagai Kapolres Gunungkidul juga menjadi bagian dari semakin terbukanya ruang bagi Polwan untuk menduduki jabatan strategis di lingkungan Polri.
Dengan latar belakang pengalaman di bidang reserse, narkotika, kewilayahan, serta penegakan hukum di perairan, Rosana diharapkan mampu membawa pendekatan baru dalam menjaga keamanan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Gunungkidul.
Sementara itu, pergantian Kapolres tersebut menandai berakhirnya masa tugas AKBP Damus Asa sebagai Kapolres Gunungkidul. Selanjutnya, proses serah terima jabatan akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku di lingkungan Polri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....