PMI DIY Gelar Musprov, Sedekade Kepemimpinan Gusti Prabu Mendapat Apresiasi

  • 29 Agt 2026 16:54 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Musyawarah Provinsi PMI DIY Tahun 2026 di Amartapura Plenary Hall, The Alana Yogyakarta Hotel & Convention, Sabtu 29 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, turut diserahkan hasil audit PMI DIY periode 2021–2026 oleh Ketua Umum PMI DIY GBPH Prabukusumo atau Gusti Prabu kepada PMI Pusat.

Musyawarah Provinsi PMI DIY tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi forum penting untuk melakukan evaluasi dan refleksi terhadap pelaksanaan program selama periode kepengurusan sebelumnya. Selain itu, forum tersebut menjadi momentum untuk merumuskan arah kebijakan dan perjalanan PMI DIY ke depan.

Ketua Bidang Organisasi PMI DIY sekaligus Ketua Panitia Musyawarah Provinsi PMI DIY 2026, Sigit Alifianto, berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan musyawarah dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi semangat kebersamaan.

Ia juga meminta seluruh peserta mengedepankan kepentingan organisasi dan kemanusiaan serta senantiasa berpedoman pada prinsip-prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.

“Kami juga berharap Musyawarah Provinsi ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan terbaik bagi PMI DIY, termasuk terpilihnya Ketua PMI DIY masa bakti 2026–2031 dan terbentuknya kepengurusan yang mampu membawa PMI DIY semakin kuat dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat,” ucapnya saat memberikan sambutan.

Musyawarah Provinsi PMI DIY Tahun 2026 di Amartapura Plenary Hall, The Alana Yogyakarta Hotel & Convention, Sabtu 29 Agustus 2026. (Foto: RRI/Fika Azalea)

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat PMI, Sudirman Said, mengapresiasi kepemimpinan GBPH Prabukusumo selama memimpin PMI DIY. Menurutnya, PMI DIY memiliki kekompakan tim yang solid, memiliki banyak inovasi dan inisiatif. Ia juga menyoroti pengelolaan pendanaan yang dinilai berjalan dengan baik.

“Dan yang sangat penting adalah akuntabilitas. Jadi, laporan audit tepat waktu, selalu diterbitkan sebelum acara musyawarah, baik kabupaten maupun provinsi,” ucapnya saat ditemui di sela kegiatan.

Menanggapi hali tersebut, Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo mengatakan proses audit selama masa kepemimpinannya berjalan tanpa permasalahan. Hal tersebut tidak terlepas dari komitmen seluruh jajaran PMI DIY dalam menjalankan tugas secara totalitas dan sesuai ketentuan.

Ya alhamdulillah. Bahkan tim-tim audit eksternal itu selalu mengatakan, ‘Wah, saya kalau memeriksa (audit) Pak Prabu kok gampang banget. Enggak ada masalah,’” ujarnya.

Selain itu, dalam momemtum tersebut turut dibagikan buku dokumentasi satu dasawarsa kepemimpinan GBPH Prabukusumo dengan judul Nyala Melaju. Musyawarah Provinsi PMI DIY Tahun 2026 ini dihadiri unsur Pengurus PMI Pusat, Pengurus PMI DIY, pengurus PMI kabupaten/kota se-DIY, unsur forum relawan PMI se-DIY, serta jajaran pemerintah daerah, instansi, dan lembaga mitra PMI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....