Pembangunan Jalan Tembus Sleman–Gunungkidul Ditargetkan Rampung 2027

  • 27 Agt 2026 11:20 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, YOGYAKARTA — Pembangunan jalan tembus yang menghubungkan Kabupaten Sleman dan Kabupaten Gunungkidul terus dilanjutkan. Jalur koridor Prambanan–Gayamharjo–Tawang–Ngalang–Gading sepanjang 27,58 kilometer ini dirancang untuk memperkuat konektivitas wilayah serta memangkas waktu tempuh menuju kawasan selatan DIY.

Pembangunan fisik dilakukan secara bertahap. Ruas Gayamharjo–Tawang, Tawang–Ngalang, dan Ngalang–Gading telah selesai dikerjakan serta sudah dapat dilintasi masyarakat.

Saat ini pekerjaan difokuskan pada ruas Prambanan–Gayamharjo di wilayah Kabupaten Sleman. Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY, pengerjaan konstruksi sepanjang 1,525 kilometer sedang berjalan melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD).

Dari total panjang ruas Prambanan–Gayamharjo yang mencapai 9,08 kilometer, sekitar 4,5 kilometer telah rampung hingga awal tahun ini. Dengan tambahan pengerjaan 1,5 kilometer yang berjalan, tersisa sekitar 3 kilometer ruas yang belum terbangun.

Pemerintah Daerah (Pemda) DIY terus mengupayakan pembiayaan lanjutan melalui skema IJD maupun pemanfaatan Dana Keistimewaan. Target penyelesaian seluruh jalur penghubung Sleman–Gunungkidul diproyeksikan selesai pada 2027 dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran.

Keberadaan koridor baru ini dinilai strategis seiring berkembangnya infrastruktur transportasi di kawasan Prambanan, termasuk akses wilayah Bokoharjo. Jalur ini menjadi alternatif utama dari arah Prambanan menuju objek wisata di wilayah utara Gunungkidul tanpa perlu bergantung pada jalur utama Piyungan–Patuk yang kerap padat.

Penyelesaian jalur Prambanan–Gayamharjo–Tawang–Ngalang–Gading diharapkan mampu mendorong pemerataan ekonomi, memperlancar arus logistik, serta memperkuat konektivitas utara–selatan DIY.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....