Era Digital Tantang Generasi Muda Perkuat Karakter dan Etika

  • 27 Agt 2026 05:17 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogykarta - Penguatan karakter generasi muda menjadi tantangan penting di tengah perkembangan teknologi digital yang berlangsung sangat cepat. Hal tersebut disampaikan Dr. Intan Kusumawati dalam program Obrolan Asta Cita yang membahas pembangunan karakter generasi muda di era digital.

Menurut Bu Intan, karakter merupakan sifat batin dan nilai moral yang membedakan seseorang, sehingga perlu dibentuk sejak lingkungan keluarga. Era digital menghadirkan banjir informasi, sehingga generasi muda dituntut mampu memilah informasi valid dan memahami dampaknya secara kritis.

“Karakter dibangun untuk membentuk kepribadian individu agar mampu mengintegrasikan nilai etika, moral, dan budaya bangsa dalam interaksi digital.” Bu Intan menegaskan, pendidikan karakter perlu berjalan bersama penguatan literasi digital agar generasi muda mampu menghadapi perubahan teknologi.

Selain banjir informasi, algoritma media sosial dapat menciptakan ruang gema yang membatasi keterbukaan terhadap pandangan berbeda di generasi. Tantangan lainnya mencakup FOMO, anonimitas, perundungan, ujaran kebencian, kecanduan gawai, serta kesenjangan literasi digital dan etika generasi muda.

Bu Intan menilai pendidikan karakter harus dimulai dari keluarga, kemudian diperkuat lingkungan masyarakat, sekolah, serta berbagai ruang interaksi sosial. Orang tua juga perlu mendampingi anak dalam menggunakan teknologi, bukan sekadar melarang, namun menyepakati aturan penggunaan gawai bersama secara konsisten.

Keteladanan orang tua menjadi penting karena anak cenderung meniru perilaku yang dilihat, didengar, dan dilakukan lingkungan sekitarnya sehari-hari. Literasi digital juga harus disertai etika internet, kemampuan berpikir kritis, pemeriksaan fakta, serta penghormatan terhadap privasi setiap pengguna.

Dalam budaya Yogyakarta, nilai unggah-ungguh, sopan santun, tata bahasa, dan penghormatan kepada orang lain relevan diterapkan dalam kehidupan. Bu Intan mendorong generasi muda untuk selalu menerapkan nilai budaya dalam kehidupan saat ini, serta melakukan digital detox untuk menjaga keseimbangan hidup. (Gilang Kinantyo Rahmat)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....