Mayat Pria Penuh Luka Ditemukan di Rumah Warga Guwosari Bantul

  • 25 Agt 2026 05:47 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Seorang pria ditemukan tak bernyawa di salah satu rumah warga wilayah Pringgading, Guwosari, Pajangan, Bantul pada Minggu, 23 Agustus 2026 malam. Polisi menyebut, pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto menyatakan pihaknya mendapatkan laporan dari warga sekitar pukul 23.20 WIB. Bertindak cepat, anggota Polsek Pajangan mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.

“Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, korban ditemukan dalam posisi terbujur dan terdapat sejumlah luka pada tubuhnya,” ucapnya, Senin, 24 Agustus 2026.

Berdasarkan pemeriksaan petugas, pria tersebut diketahui bernama Triyanto alias Munil (40), warga Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Petugas kemudian menghubungi Tim INAFIS Polres Bantul serta tim medis dari Puskesmas Pajangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban.

“Petugas menemukan luka robek pada bagian belakang tubuh, darah yang masih mengalir dari telinga, serta cairan bekas darah pada bagian hidung,” ujarnya.

Selain itu, pada tubuh korban juga ditemukan benjolan luka pada bagian belakang kepala sebelah kiri dengan diameter sekitar empat sentimeter. Kemudian terdapat luka gores pada bagian punggung dengan panjang sekitar enam sentimeter sebanyak tiga buah.

“Petugas medis juga menemukan tanda-tanda kaku mayat pada tubuh korban. Sianosis juga terlihat pada ujung kedua jari tangan dan kaki korban,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan itu, petugas memperkirakan bahwa korban sudah meninggal dunia lebih dari dua jam sebelum ditemukan. Polisi pun masih melakukan pendalaman terkait potensi adanya kasus pembunuhan.

“Untuk penyebab pasti korban meninggal dunia masih dalam pengembangan dan penyelidikan polisi. Sejumlah saksi sudah kami periksa untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan meninggal dunia,” ucapnya menambahkan.

Berdasarkan penyelidikan sementara, polisi mendapat informasi bahwa korban sempat bersama dengan rekan-rekannya pada Sabtu, 22 Agustus 2026 malam. Korban diketahui sempat minum minuman keras di wilayah Ngestiharjo, Kasihan.

“Setelah itu, korban diketahui berpindah ke beberapa lokasi hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia di rumah seorang warga di wilayah Guwosari, Pajangan,” ujar Rita.

Meski begitu, polisi belum menyimpulkan keterkaitan rangkaian kegiatan tersebut dengan kematian korban. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan mengumpulkan keterangan serta bukti di lapangan.

“Anak korban kemudian membuat laporan polisi di Polres Bantul. Saat ini proses penyelidikan masih berjalan,” ucapnya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....