Warga Sempat Panik, Bantul Digoyang Gempa dari Kedalaman 21 Kilometer

  • 20 Agt 2026 19:51 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pada Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 17:20:57 WIB wilayah Bantul dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M3.5. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7.88 LS; 110.45 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 11 km arah Timur Laut Bantul, DIY dengan kedalaman 21 km.

“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar Opak,” ujar Kepala Stasiun Geofisika Kelas 1 (Stageof) Sleman, Ardhianto Septiadhi.

Gempa bumi ini dirasakan di Bantul, Kota Yogyakarta III MMI (Getaran dirasakan seperti terdapat truk bermuatan melintas, red) ,Kulon Progo, Sleman, Klaten, Solo dan Magelang II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut,” kata Ardhianto, Kamis malam.

Hingga hari Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 17.39 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum ada aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Ardhianto Septiadhi mengimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” ucapnya.

Gempa yang terjadi pada Kamis sore sempat membuat warga panik. Contohnya penyiar RRI Yogyakarta, Dina Febrina, yang kaget dengan getaran yang cukup kuat ketika tengah siaran di Pro1 RRI Yogyakarta.

“Saya merasakan getaran yang cukup kuat, karena takut, saya keluar dari boks siaran,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....