BMKG Warnai Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Selatan DIY

  • 19 Agt 2026 13:16 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi di perairan selatan DIY, Rabu, 19 Agustus 2026. BMKG memprediksi tinggi gelombang laut di kawasan tersebut dapat mencapai 2,5 hingga 4 meter selama periode 19–22 Agustus 2026.

Kondisi ini masuk dalam kategori tinggi serta berisiko terhadap aktivitas kelautan maupun kegiatan masyarakat di wilayah pesisir. Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta Feriomex Hutagalung meminta nelayan, operator kapal tongkang, kapal feri, hingga kapal berukuran kecil untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut.

“Potensi gelombang tinggi diprakirakan terjadi secara konsisten selama empat hari. Pada 19, 20, 21, hingga 22 Agustus 2026, tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 2,5 hingga 4 meter,” katanya.

Selain pelaku aktivitas kelautan, masyarakat dan wisatawan juga diimbau untuk menghindari aktivitas berenang, memancing, maupun olahraga air yang berisiko di sekitar pantai selatan DIY. Pengunjung kawasan pesisir diminta selalu mematuhi arahan petugas serta memperhatikan kondisi gelombang sebelum beraktivitas.

“Masyarakat diingatkan untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan gelombang laut dari kanal resmi BMKG, karena tinggi gelombang dapat berubah sewaktu-waktu,” ucapnya.

Langkah kewaspadaan ini dinilai sangat penting guna mengantisipasi risiko kecelakaan air bagi warga maupun wisatawan di sepanjang pesisir selatan Yogyakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....