Dukung Pangan Lokal, UGM Terapkan Smart Feeding di Sleman

  • 19 Agt 2026 22:31 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) memperkuat basis ketahanan pangan lokal melalui modernisasi perikanan darat di Yogyakarta.

Melalui skema Hibah Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA), UGM resmi menerapkan Smart Feeding Automatic System berbasis IoT dan panel surya di kawasan budidaya ikan Jongke, Kabupaten Sleman. Langkah ini menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat untuk memodernisasi sektor budidaya air tawar berbasis energi terbarukan.

Melalui pendampingan berkelanjutan dari akademisi UGM, program ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain di DIY sebagai model desa mandiri pangan berbasis teknologi hijau (green technology).(Foto:Tim Peneliti FKH)

Penerapan teknologi ini menyasar Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Talok, guna menggantikan sistem konvensional yang dinilai kurang efisien dan rentan pemborosan sumber daya.

"Teknologi yang dikembangkan perguruan tinggi harus hadir di tengah masyarakat dan berdaya guna secara mandiri," ujar Ketua Tim UGM, Dr. Ir. Atikah Surriani.

Melalui pendampingan berkelanjutan dari akademisi UGM, program ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain di DIY sebagai model desa mandiri pangan berbasis teknologi hijau (green technology).

Anggota tim peneliti dari FKH UGM, Dr. drh. Artina Prastiwi, M.Sc., menjelaskan bahwa pola pemberian pakan berpengaruh langsung pada metabolisme dan kualitas hidup ikan.

"Pemberian pakan presisi bukan sekadar efisiensi, melainkan kunci menjaga kualitas air dan kesehatan ikan. Overfeeding mengotori kolam dan memicu penyakit. Sistem otomatis ini memastikan metabolisme ikan terjaga dengan dosis dan waktu yang konsisten," kata Artina kepada RRI Selasa 18 Agustus 2026.

Kolaborasi Lintas Disiplin UGM ini menjadi contoh konkret penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mentransformasikan riset laboratorium menjadi solusi tepat guna di pedesaan. Pencegahan penyakit dan efisiensi pakan ini dinilai vital untuk mencegah kerugian pembudidaya ikan, sehingga ketersediaan stok ikan di pasaran tetap terjaga dengan harga yang stabil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....