Perahu Terbalik di Pantai Siung, Empat Nelayan Selamat

  • 19 Agt 2026 11:48 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Gunungkidul— Empat nelayan berhasil diselamatkan setelah perahu yang mereka gunakan terbalik akibat dihantam gelombang. Para nelayan tersebut hendak menepi di kawasan Pantai Siung, Kalurahan Purwodadi, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Rabu 19 Agustus 2026.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah Operasi I Gunungkidul, Sunu Handoko Bayu Sagara, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.15 WIB di jalur keluar-masuk perahu atau jalan perahu Pantai Siung.

Empat nelayan yang berada di dalam perahu tersebut yakni Anjar (32), warga Kotekan, Kalurahan Purwodadi, sebagai tekong; Ristanto (39), warga Ngandong, Purwodadi, sebagai ABK 1; Gembor (45), warga Winangun, Purwodadi, sebagai ABK 2; serta Marwan (28), warga Ngandong, Purwodadi, sebagai ABK 3.

“Keempat nelayan tersebut sebelumnya melakukan aktivitas melaut. Saat hendak kembali dan menepi ke Pantai Siung, perahu mereka dihantam gelombang ketika berada di pintu keluar-masuk perahu hingga akhirnya terbalik,” kata Sunu.

Akibat hantaman gelombang tersebut, keempat nelayan terpental ke laut. Beruntung, seluruh korban mengenakan pelampung atau life jacket sehingga masih dapat mengapung dan tidak tenggelam.

Nelayan dan tim SAR Pantai Siung yang melihat kejadian tersebut langsung bergerak memberikan pertolongan. Petugas melemparkan tali untuk membantu menarik beberapa korban ke arah tepian pantai.

Setelah seluruh nelayan berhasil dievakuasi, tim SAR bersama nelayan juga melakukan evakuasi terhadap perahu yang terbalik. Perahu ditarik ke tepian karena lokasinya tidak jauh dari pantai.

“Seluruh korban berhasil diselamatkan dan kondisinya baik. Untuk perahunya juga berhasil dievakuasi ke tepian, tetapi mesin perahu hilang akibat kejadian tersebut,” ucap Sunu.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Sementara kerugian materiil akibat hilangnya mesin perahu diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta.

Sunu mengingatkan para nelayan untuk tetap memperhatikan kondisi gelombang dan cuaca saat hendak melaut maupun ketika kembali ke pantai. Penggunaan alat keselamatan seperti pelampung juga dinilai sangat penting untuk mengantisipasi kejadian darurat di laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....