Tiga Nelayan Gunungkidul Selamat usai Kapal Terbalik Diterjang Ombak

  • 19 Agt 2026 06:30 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Gunungkidul— Tiga nelayan asal Kalurahan Balong, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul, berhasil diselamatkan setelah perahu yang mereka gunakan terbalik akibat diterjang gelombang tinggi di perairan Ngumbul, sebelah timur Pantai Seruni, Kapanewon Tepus, Selasa 18 Agustus 2026 sore.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah Operasi I Gunungkidul, Sunu Handoko Bayu Sagara, mengatakan kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB. Ketiga nelayan masing-masing Sumar (34) sebagai tekong, Yopik (30) sebagai anak buah kapal (ABK) 1, dan Fendi (25) sebagai ABK 2.

“Ketiganya merupakan warga Piji, Kalurahan Balong, Kapanewon Girisubo. Alhamdulillah seluruh korban dalam kondisi selamat,” kata Sunu.

Sunu menjelaskan, kejadian bermula ketika ketiga nelayan hendak menarik jangkar perahu di perairan sebelah timur Pantai Seruni. Saat proses tersebut berlangsung, tiba-tiba datang gelombang tinggi yang menghantam perahu hingga terbalik dan menyebabkan ketiga nelayan terpental.

Tidak lama kemudian, gelombang kedua kembali menghantam perahu hingga akhirnya perahu kembali ke posisi semula. Namun, perahu dalam kondisi dipenuhi air.

“Ketiga korban kemudian berenang mendekati perahu dan berpegangan pada badan perahu sembari menunggu bantuan dari nelayan lainnya,” ucapnya.

Setelah menerima laporan sekitar pukul 16.00 WIB, tim SAR bersama sejumlah nelayan segera bergerak menuju lokasi kejadian. Ketiga korban kemudian dievakuasi menuju Pantai Nampu.

Selain menyelamatkan para nelayan, tim juga melakukan evakuasi terhadap perahu yang mengalami kerusakan. Air yang memenuhi perahu dikuras, sementara mesin mengalami kerusakan ringan.

Untuk membantu proses evakuasi, perahu korban ditarik menggunakan mesin milik nelayan Pantai Nampu. Selanjutnya, perahu bersama ketiga korban dibawa menuju Pantai Nampu.

Sunu memastikan seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi baik. Sementara itu, kerugian materiil akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta untuk biaya servis mesin perahu.

Ia mengimbau para nelayan maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan perairan selatan Gunungkidul untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi gelombang dan cuaca sebelum melaut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....