Diduga Serangan Jantung, Lansia Ditemukan Meninggal dalam Mobil di Bantul

  • 19 Agt 2026 04:51 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Warga Padukuhan Tegalrejo, Tamantirto, Kasihan, Bantul dihebohkan dengan penemuan mayat lansia di dalam mobil yang terparkir di Jalan Brawijaya, Senin, 17 Agustus 2026. Pria tersebut diduga meninggal dunia akibat serangan jantung.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menyatakan, pada awalnya warga curiga karena mobil tersebut sudah terparkir cukup lama. Sejumlah warga lalu mendatangi mobil dan mendapati seseorang berada di kursi pengemudi.

“Saat dicek, ada seorang pria terlihat berada di kursi pengemudi seperti tertidur dan tidak bergerak. Karena curiga, warga kemudian menghubungi pihak kepolisian,” ucapnya, Selasa, 18 Agustus 2026.

Berdasarkan keterangan warga, mobil itu sudah berada di lokasi sejak malam sebelumnya. Salah satu warga bahkan mengaku melihat mobil itu saat pulang salat Subuh tak jauh dari lokasi kejadian.

“Mobil tersebut juga masih terlihat terparkir ketika warga pulang dari salat Zuhur di masjid yang sama. Jadi, memang sudah agak lama terparkir di situ,” ujarnya.

Mendapat laporan warga, polisi bersama tim medis mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan. Saat dilakukan pengecekan, kondisi tubuh korban sudah kaku sehingga warga kemudian menutupnya menggunakan kain putih.

“Berdasarkan pemeriksaan Tim Inafis Polres Bantul dan dokter Puskesmas Kasihan 1, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban,” katanya.

Korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 12 jam. Selain itu, pada lengan dan dada korban juga ditemukan sedikit bekas muntahan.

“Dari hasil pemeriksaan awal, korban dimungkinkan mengalami serangan jantung,” ucapnya.

Rita menambahkan, hasil identifikasi menunjukkan bahwa identitas korban yakni Trisaksi Arso (61), warga Jaka Mulya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat. Saat ini, pihaknya masih berupaya menghubungi keluarga korban.

“Untuk penanganan lebih lanjut, jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY karena saat ditemukan belum ada keluarga yang dapat dihubungi,” ujar Rita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....