Kirab Bendera Merah Putih 481 Meter Bentang Persatuan di Yogyakarta
- 16 Agt 2026 13:37 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Bendera Merah Putih sepanjang 481 meter dibentangkan secara utuh dari Tugu Jogja hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Sabtu, 15 Agustus 2026 sore. Sekitar 1.000 peserta turut mengarak bendera tersebut melewati kawasan Malioboro, disaksikan masyarakat dan wisatawan.
Kirab Merah Putih Yogyakarta digelar sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan serta menumbuhkan rasa kebangsaan.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melepas Kirab Merah Putih dari Gerbang Barat Kompleks Kepatihan Yogyakarta. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, jajaran Forkopimda DIY, pimpinan TNI dan Polri, pejabat pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat, agama, budaya dan berbagai elemen masyarakat.
Sri Sultan menilai kirab tersebut penting untuk menanamkan kesadaran kebangsaan, khususnya kepada generasi muda. Menurutnya, kegiatan yang tidak rutin digelar itu memiliki nilai filosofis karena mempertemukan berbagai lapisan masyarakat dalam suasana kebersamaan.
“Peristiwa seperti ini sangat bagus karena jarang, belum tentu setahun sekali ada. Harapan saya, peristiwa ini memberikan filosofis dalam batin untuk tumbuhnya rasa kebangsaan dari generasi-generasi, memberikan kesadaran bahwa kita perlu bangga menjadi bangsa Indonesia,” ujar Sri Sultan seusai melepas kirab.
Sri Sultan juga berharap masyarakat yang berada di sepanjang jalur kirab tidak sekadar menyaksikan, tetapi ikut memegang dan mengarak Bendera Merah Putih. Keterlibatan tersebut dinilai dapat memperkuat pemahaman masyarakat mengenai makna persatuan di tengah keberagaman.
“Harapan saya, publik yang menonton di kiri kanan jalan itu bisa ikut pegang Bendera Merah Putih,” kata Sri Sultan.
Antusiasme masyarakat dan wisatawan terlihat di sepanjang kawasan Malioboro saat arak-arakan berlangsung. Kirab melibatkan mahasiswa, komunitas, unsur pemerintah, aparat, serta berbagai elemen masyarakat yang bersama-sama membawa bentangan Merah Putih dari Tugu Jogja menuju Titik Nol Kilometer.
Sri Sultan mengingatkan pentingnya membangun kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Pada saat yang sama, masyarakat juga perlu memahami bahwa persatuan Indonesia tumbuh dari keberagaman yang harus dihormati.
Bendera yang diarak dalam kegiatan tersebut memiliki panjang 481 meter dan dibentangkan secara utuh. Sri Sultan menegaskan, bendera itu bukan berasal dari sejumlah potongan kain yang kemudian disambungkan.
“Yang penting benderanya sepanjang 481 itu tidak dijahit, utuh lho. Bukan potongan-potongan yang disambung,” ujar Sri Sultan.
Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menjelaskan, angka 481 meter memiliki makna simbolis. Angka empat dimaknai sebagai empat penjuru mata angin, sedangkan angka 81 menunjukkan usia Kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun ini.
Brigjen TNI Yuniar mengatakan Kirab Merah Putih merupakan bagian dari rangkaian Jogja Merah Putih. Setelah pelaksanaan di kawasan Malioboro pada Sabtu, 15 Agustus 2026, kegiatan tersebut akan dilanjutkan di Pantai Parangtritis pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
“Kenapa kita adakan kegiatan ini adalah mengajak bahwa kita bersama-sama, tanpa perbedaan, menyadari bahwa kita adalah satu bangsa,” ujar Brigjen TNI Yuniar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....