Gelombang Tinggi Hantam Pantai Pandansimo, Tiga Rumah Porak-Poranda
- 12 Agt 2026 23:10 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Gelombang pasang yang menghantam wilayah pesisir selatan Kabupaten Bantul menghancurkan tiga rumah di Pantai Pandansimo, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri.
Dari pantauan RRI, tiga bangunan rumah tampak rusak parah. Bahkan, dinding beserta atap rumah terlihat porak-poranda, sementara sisa-sisa material berserakan di sekitar bangunan.
Salah satu pemilik rumah, Ngatiman, mengaku peristiwa itu terjadi pada Selasa, 11 Agustus 2026 pagi. Saat itu, pria berusia 50 tahun itu tengah menanak nasi untuk kebutuhan berjualan sekitar pukul 07.00 WIB.
“Saya dan istri sehari-hari berjualan nasi rames. Waktu saya menanak nasi itu tiba-tiba ada suara ’krosak-krosak’ dari arah selatan,” ucapnya, Rabu, 12 Agustus 2026.
Takut bahwa suara itu adalah gelombang tinggi, dirinya langsung keluar dari rumah. Beruntung, saat itu tidak ada orang lain di dalam rumah karena istri dan saudaranya sedang ada keperluan.
“Saya langsung melompat dari jendela. Kejadiannya cepat sekali, kalau saya tidak melompat mungkin bisa tertimpa reruntuhan rumah,” ujarnya.

Akibat terjangan gelombang itu, rumahnya pun rusak parah. Selain itu, sejumlah alat elektronik juga tidak dapat digunakan lagi karena terkena air.
“Untuk dinding dan atap rusak total. Untuk perabotan seperti kulkas dan alat elektronik lainnya tidak bisa menyala lagi,” katanya.
Selain rumahnya, Ngatiman menyebut bahwa dua rumah lainnya mengalami kerusakan yang sama. Namun, kedua bangunan itu memang sedang tidak dihuni.
“Jadi ada tiga rumah yang rusak. Tapi dua rumah lainnya kebetulan tidak ada penghuninya,” ucapnya menambahkan.

Pasca-insiden tersebut, Ngatiman dan keluarganya kini terpaksa mengungsi di rumah rekan-rekannya. Hal itu dilakukan sembari menunggu waktu untuk perbaikan. “Sementara tidur di rumah teman dulu. Nanti kalau gelombang sudah normal baru cari cara untuk diperbaiki lagi,” ujar Ngatiman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....