Kebebasan Pers dan Lingkungan dalam Festival Udin 2026

  • 10 Agt 2026 07:25 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta -Pro 1 Radio Republik Indonesia Yogyakarta kembali menghadirkan ruang diskusi interaktif bagi publik melalui program NGOBRAS (Obrolan Komunitas) pada Minggu, 9 Agustus 2026. Berlangsung mulai pukul 20.15 hingga 21.00 WIB, siaran ini mengangkat tajuk utama Festival Udin 2026: "Memperjuangkan Kebebasan Pers dan Merawat Lingkungan".

Program yang disiarkan langsung melalui frekuensi 91.1 FM ini membedah urgensi keterkaitan antara perlindungan terhadap kerja-kerja jurnalistik dan kelestarian lingkungan hidup.

Dalam pemaparannya, Ketua AJI Jogja, Hartanto Ardi Saputro, mengatakan pentingnya konsistensi dalam merawat ingatan publik atas kebebasan pers serta perlindungan hak-hak jurnalis di Indonesia. Ia menyampaikan bahwa kebebasan pers merupakan pilar vital dalam mengawal transparansi publik, termasuk dalam mengawasi berbagai kebijakan pembangunan yang berdampak langsung terhadap kondisi lingkungan hidup dan keberlanjutan ekosistem.

Dina Tri Wijaya selaku Panitia Festival menambahkan bahwa rangkaian acara Festival Udin 2026 dirancang inklusif agar dapat menjangkau pelbagai lapisan masyarakat, khususnya generasi muda. Diharapkan lewat kolaborasi seni, diskusi publik, dan kampanye lingkungan, pesan perjuangan kebebasan pers dapat tersampaikan secara lebih segar dan relevan.

Sementara itu, Arfrian Rahmanta, Humas Festival menuturkan alasan di balik penggabungan Isu kebebasan pers dan kelestarian lingkungan dalam tema besar kali ini. Pihak panitia menilai bahwa krisis lingkungan saat ini membutuhkan pengawalan media yang independen dan berani, sehingga edukasi publik mengenai pentingnya ekologi dan kebebasan mengemukakan pendapat harus terus digelorakan secara bersisian demi masa depan yang berkelanjutan.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Program ini mempertegas komitmen RRI Pro 1 Jogja bersama AJI Jogja dan panitia Festival Udin 2026 dalam membangun kesadaran publik. Melalui sinergi edukasi media dan isu ekologis ini, diharapkan tercipta gerakan kolektif masyarakat yang lebih peduli terhadap masa depan kebebasan pers dan kelestarian lin

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....