Cegah Stunting, Pemkab Sleman Gandeng CSR Kuatkan Seribu Hari Pertama Kehidupan

  • 05 Agt 2026 14:10 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Pemkab Sleman turut menguatkan seribu hari pertama kehidupan sebagai upaya mencegah kasus stunting dengan menggandeng pihak swasta melalui skema corporate social responsibility (CSR). Hal ini diwujudkan dengan persesmian Posyandu Matahari yang merupakan kerja sama antara Pemkab Sleman dengan PT Bank BRI di Kaliurang, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Selasa, 4 Agustus 2026. Peresmian Posyandu Matahari ini diharapkan bisa menjadi model Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) untuk memperkuat pelayanan kesehatan ibu, bayi, dan balita.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya mengaku mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya program ini menjadi upaya memperkuat kapasitas kader, edukasi gizi, pemberian makanan tambahan, hingga pengembangan ketahanan pangan masyarakat. Harda menyebut, Pemkab Sleman siap mendukung penuh revitalisasi Posyandu Matahari agar dapat menjadi contoh praktik baik (best practice) yang bisa direplikasi di daerah-daerah lain di wilayah Sleman.

"Keberhasilan pembangunan kesehatan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan kemitraan dan gotong royong multipihak. Pemkab Sleman sangat terbuka terhadap kerja sama maupun program TJSL yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Vice President CSR PT Bank BRI, Dinne Shovia Tresna Amalia menuturkan revitalisasi Posyandu Matahari ini diharapkan menjadi agent of monitoring perkembangan kesehatan ibu dan anak pada periode seribu hari pertama kehidupan. Masa emas ini menjadi kunci utama pencegahan stunting guna menyiapkan Generasi Emas 2045.

"Posyandu ini akan memantau tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu. Ini adalah investasi periode emas agar anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan dapat membawa Indonesia lebih baik," tutur Dinne.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....