Hikmah Wudu bagi Kesehatan Fisik dan Pembentukan Moral Kaum Muslimin

  • 31 Jul 2026 18:34 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Wudu bukan sekadar ritual pembersihan fisik sebelum menunaikan ibadah shalat, melainkan sebuah amalan yang mengandung hikmah mendalam bagi kesehatan fisik dan pembentukan moral seorang muslim. Setiap tahapan dalam membasuh anggota tubuh mengandung hikmah dan ajaran moral yang mendalam dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Ustazah Sri Hermayanti, SAg, dari Kantor Kemenag DIY dalam Siraman Rohani Islam di Pro4 RRI Yogyakarta menuturkan, rangkaian gerakan wudu memberikan dampak positif bagi tubuh. Kebiasaan membasuh bagian-bagian tubuh tertentu secara rutin dapat membersihkan kotoran, kuman, dan bakteri yang menempel pada kulit.

Ia mengatakan wudu juga menyimpan pengajaran moral yang mendalam. Ustazah Herma mencontohkan gerakan berkumur-kumur, secara filosofis, gerakan berkumur mengajarkan setiap muslim untuk senantiasa menjaga lisan (mulut) dari ucapan yang tidak baik.

“Seperti berbohong, menggunjing (ghibah), atau menyampaikan kata-kata yang tidak bermanfaat. Lisan yang tidak dijaga dapat menimbulkan perselisihan dan merusak hubungan kemasyarakatan,” kata dia.

Selain menjaga ucapan, wudu juga menjadi pengingat untuk menjaga mulut dari mengonsumsi makanan dan minuman yang haram. Umat Islam diimbau untuk hanya mengonsumsi makanan yang halal dan baik (halalan thoyyiban), serta memastikan rezeki yang didapat bersumber dari jalan yang diridhai Allah SWT.

Ia manambahkan demikian juga dengan gerakan yang lain seperti membasuh kedua kaki. Menurutnya pembasuhan kaki secara tertib dan rutin menggunakan air bersih juga dinilai efektif mencegah timbulnya jamur kaki serta menjaga kebersihan sela-sela kuku agar tetap terawat dengan baik.

Ustazah Herma menyebut selain sebagai simbol penyucian tata perilaku, wudu yang dilakukan secara sempurna juga memiliki keutamaan besar dalam menghapus dosa dosa kecil. Sebagaimana dalam sebuah hadist yang mengatakan bahwa ketika seorang mukmin membasuh wajahnya saat berwudhu maka akan keluarlah dosa dosa dari wajah dan penglihatannya bersamaan dengan tetesan air wudu tersebut.

Dalam akhir ceramahnya ia menegaskan menjaga kesucian ini hendaknya tidak hanya dilakukan sewaktu hendak menunaikan salat atau membaca Alquran saja, melainkan dijadikan kebiasaan hidup sehari hari.

“Melalui pemahaman makna di setiap basuhannya, wudu diharapkan mampu membentuk pribadi muslim yang istiqomah, terjaganya rezeki yang halal dan penuh keberkahan. harapan terbesarnya adalah agar kelak saat dipanggil Allah SWT , setiap ahli wudu berada dalam kondisi beriman, suci dan diakhir hidupnya husnul khatimah,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....