MPKSDI Muhammadiyah Salurkan Beasiswa Wirausaha bagi 50 Kader
- 30 Jul 2026 20:31 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PP Muhammadiyah menyalurkan Beasiswa Kader Sarjana Wirausaha Muhammadiyah kepada 50 kader di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Program tersebut menjadi upaya Muhammadiyah mendukung kader yang memiliki potensi kewirausahaan agar mampu mengembangkan usahanya setelah menyelesaikan pendidikan.
Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen Muhammadiyah dalam memberikan dukungan nyata kepada kader, khususnya yang bergerak di dunia kewirasusahaan.
“Selain beasiswa kader Muhammadiyah, kami juga mengupayakan memberikan beasiswa khusus bagi kader-kader entrepreneur. Sehingga, kehadiran Muhammadiyah ini tidak hanya sebatas kata-kata saja, tapi juga melalui perbuatan nyata dengan berkontribusi memberikan kemudahan, keringanan para kadernya untuk menyelesaikan studi,” kata Bachtiar dalam acara Pentasyarufan Beasiswa Kader Sarjana Wirausaha Muhammadiyah di Gedoeng Moehammadijah, Yogyakarta, Rabu, 29 Juli 2026.
Pada tahap awal, program tersebut menyasar 50 kader Muhammadiyah yang memiliki talenta kewirausahaan. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp5 juta sebagai modal awal pengembangan usaha, sehingga total dana yang disalurkan mencapai Rp250 juta.
Bachtiar menegaskan proses seleksi penerima dilakukan secara objektif tanpa jalur rekomendasi maupun kedekatan personal. Syarat utama penerima adalah kader Muhammadiyah yang aktif di Persyarikatan maupun organisasi otonom.
“Jadi para penerima ini diseleksi tanpa adanya jalur khusus ataupun rekomendasi dari siapapun. Pokoknya selama mereka aktif di Muhammadiyah, aktif di Organisasi Otonom Muhammadiyah, dia adalah kader-kader Muhammadiyah, keluarga Muhammadiyah yang MPKSDI harus perhatikan,” ucapnya.
Selain memberikan bantuan modal, MPKSDI juga menyiapkan pembinaan berkelanjutan bagi para penerima beasiswa. Pembinaan akan dilakukan melalui sinergi dengan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM), Lembaga Pengembangan UMKM (LPUMKM), hingga Majelis Ekonomi PP Muhammadiyah sesuai perkembangan usaha masing-masing kader.
Program tersebut diharapkan mampu melahirkan kader-kader wirausaha yang mandiri sekaligus menjadi dukungan bagi lulusan baru dalam menghadapi masa transisi menuju dunia kerja maupun dunia usaha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....