Usia ke-24, Lazismu Diminta Perkuat Pengelolaan ZIS

  • 30 Jul 2026 16:12 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan Milad ke-24 Lazismu harus menjadi momentum memperkuat profesionalisme, konsolidasi organisasi, serta meningkatkan dampak pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Haedar mengatakan peringatan milad tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum evaluasi untuk memperkuat komitmen Lazismu sebagai pilar pengelolaan dan pendayagunaan dana ZIS di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.

Ia menilai penguatan tersebut harus diawali dengan konsolidasi organisasi secara menyeluruh, termasuk hingga Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM). Menurutnya, seluruh sistem kerja dan tata kelola organisasi perlu berjalan selaras agar Lazismu semakin kuat dalam menjalankan fungsinya.

Selain itu, Haedar mendorong Lazismu memperluas penghimpunan dana ZIS, tidak hanya dari warga Muhammadiyah, tetapi juga masyarakat Islam secara lebih luas melalui pendekatan yang proaktif dan mampu membangun kepercayaan publik.

“Lakukan dinamisasi langkah-langkah yang semakin progresif dan luas, bukan hanya dalam hal pengumpulan di sisi internal warga Muhammadiyah, tetapi juga di lingkungan umat Islam secara lebih luas, yang tentu meniscayakan langkah-langkah yang proaktif, simpatik, dan menciptakan trust atau kepercayaan dari masyarakat luas sehingga mereka mau menitipkan amanah ZIS-nya kepada Lazismu,” ucapnya, Rabu 29 Juli 2026

Haedar menambahkan, peningkatan penghimpunan dana harus diiringi dengan peningkatan, kualitas pendayagunaan dan ZIS. Penyaluran dana ZIS perlu dilakukan berdasarkan pemetaan kebutuhan jamaah, amal usaha, dan komunitas yang membutuhkan agar manfaatnya lebih merata.

“Aktivitas pentasyarufan dan pemanfaatan dana ZIS harus dilakukan secara lebih teratur, berdasarkan pemetaan jamaah, lembaga, dan komunitas yang memang memerlukan, sehingga terjadi proses pemerataan dan keadilan dalam penggunaan dan pemanfaatannya. Jangan sampai ada tempat, komunitas, atau lembaga yang sangat memerlukan tetapi belum tersantuni oleh dana ZIS,’ ujarnya.

Ia turut mengajak Lazismu memperluas jejaring dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Dengan demikian, Haedar optimistis organisasi yang semakin solid, tata kelola yang profesional, serta kolaborasi yang kuat akan memperbesar manfaat Lazismu bagi Persyarikatan, umat, dan masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....