PIONIR UGM 2026 Usung Semangat Antikekerasan

  • 29 Jul 2026 17:49 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Universitas Gadjah Mada (UGM) akan menyambut lebih dari 10 ribu mahasiswa baru melalui Pekan Orientasi dan Inisiasi Pembelajar Sukses Universitas Gadjah Mada (PIONIR Gadjah Mada). Program ini menjadi sarana pengenalan kehidupan kampus sekaligus pembentukan karakter mahasiswa yang berlandaskan nilai-nilai dasar UGM.

Melalui PIONIR, mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan pada lingkungan akademik, tetapi juga dipersiapkan menjadi pembelajar yang mampu berpikir kritis, bertutur santun, serta bertindak secara bertanggung jawab, baik di dalam maupun di luar kampus. Kepedulian terhadap persoalan sosial juga ditanamkan melalui pelaksanaan program action plan.

"PIONIR merupakan bagian dari upaya menciptakan mahasiswa sebagai pembelajar yang sukses dalam berpikir, bertutur kata, dan bertindak, serta menjunjung tinggi nilai antikekerasan, baik secara fisik maupun mental, di lingkungan akademik maupun nonakademik.," ujar Dr Hempri Suyatna, Direktur Kemahasiswaan UGM, dalam sharing session bertajuk "Lebih Dekat PIONIR Gadjah Mada 2026", Senin, 27 Juli 2026.

PIONIR dijadwalkan berlangsung pada 3–15 Agustus 2026. Rangkaian kegiatan mencakup upacara pembukaan, pengenalan universitas dan fakultas, penguatan soft skills, pelaksanaan action plan, hingga penutupan.

Hempri menjelaskan materi yang diberikan dirancang untuk membantu Gamada beradaptasi dengan kehidupan perkuliahan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Seluruh materi diharapkan dapat diinternalisasi sebagai bekal selama menjalani pendidikan di UGM.

"Harapannya, mahasiswa UGM dapat mengadopsi nilai-nilai ke-UGM-an, seperti Mengakar Kuat Menjulang Tinggi, serta karakter yang dijunjung tinggi di lingkungan UGM. Dengan demikian, mahasiswa baru memiliki soft skills yang memadai sehingga tidak mengalami culture shock saat memasuki dunia perguruan tinggi," ujarnya.

Ketua Task Force PIONIR, Muhammad Prima Putra, mengatakan action plan menjadi media bagi mahasiswa baru untuk mengenal kondisi masyarakat di sejumlah kalurahan sekitar kampus sekaligus terlibat dalam kegiatan pengabdian yang memberi manfaat langsung.

Selain itu, ia mengungkapkan penutupan PIONIR 2026 akan dikemas lebih istimewa. Acara tersebut tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa baru dan orang tua, tetapi juga dapat dinikmati masyarakat luas.

"Penutupan PIONIR ini bukan hanya dinantikan oleh Gamada dan orang tua, tetapi rasanya seluruh Indonesia ingin melihat gebrakan yang akan kami hadirkan," ujarnya.

Prima menilai tingginya ekspektasi masyarakat terhadap PIONIR menjadi tantangan tersendiri bagi panitia. Karena itu, sivitas akademika UGM bersama mahasiswa terus berkolaborasi menghadirkan penyelenggaraan yang inovatif dan berkesan.

Sementara itu, Koordinator Umum PIONIR, Muhammad Ariq Bagaskara, menjelaskan action plan memberi kesempatan kepada Gamada untuk belajar langsung bersama masyarakat. Sebelum turun ke lapangan, peserta akan memperoleh pembelajaran di kelas yang kemudian diterapkan melalui berbagai kegiatan pengabdian.

Mengusung tema "Sinergi Gadjah Mada Muda, Srawung Wujudkan Aksi Nyata", kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan mahasiswa baru dengan masyarakat dan lingkungan Yogyakarta.

Bagaskara menambahkan, setiap penyelenggaraan PIONIR selalu menghadirkan pembaruan. Persiapan kegiatan tahun ini telah dimulai sejak Januari melalui proses kreatif yang panjang untuk menghadirkan pengalaman berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Setiap tahun PIONIR selalu menghadirkan inovasi baru, dan ekspektasi masyarakat pun selalu tinggi. Sejak Januari, teman-teman panitia sudah mempersiapkan berbagai konsep melalui proses kreatif yang panjang dan penuh tantangan. Akan ada sesuatu yang berbeda pada PIONIR tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Semoga dapat menjadi penyambutan yang berkesan dan istimewa bagi Gamada," kata Bagaskara.

Ia berharap PIONIR mampu menjadi pengalaman pertama yang positif bagi mahasiswa baru selama menempuh pendidikan di UGM.

"PIONIR merupakan wajah pertama UGM. Di sinilah Gamada akan bertemu dengan keluarga pertamanya di kampus UGM. Harapannya, mereka dapat menikmati seluruh proses pembelajaran dan dinamika yang akan dilalui bersama,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....