Hadir di SSA, Bantul Creative Expo 2026 Bakal Padukan UMKM dan Festival Budaya

  • 23 Jul 2026 11:00 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul - Ajang promosi UMKM terbesar di Kabupaten Bantul bertajuk Bantul Creative Expo (BCE) hadir kembali mulai 1-9 Agustus mendatang. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini BCE 2026 akan dipadukan dengan Mataram Culture Festival (MCF) 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Agus Budi Raharja menyatakan, jika sebelumnya agenda akbar ini digelar di Pasar Seni Gabusan, tahun ini BCE dilaksanakan di halaman parkir Stadion Sultan Agung (SSA). Hal ini dikarenakan SSA mampu menampung pengunjung dengan jumlah yang lebih besar.

“Karena skala acara yang besar dan kemungkinan akan dihadiri ratusan ribu pengunjung, maka BCE dan MCF 2026 kami jadikan satu di halaman SSA. Jadi pertimbangannya lokasi yang luas dan representatif ya di SSA,” ucapnya, Rabu, 22 Juli 2026.

Mengambil tema “Hamemangun Ekonomi, Hamemetri Budaya Edi, Tumuju Raharjaning Nagari”, acara ini menjadi upaya Pemkab Bantul dalam memadukan peningkatan ekonomi dan pelestarian budaya. Menurutnya, kedua hal tersebut merupakan tumpuan menuju masyarakat yang sejahtera, berdaya saing, berkarakter, dan tetap berakar pada nilai-nilai luhur budaya lokal.

“Dengan semangat gotong royong, inovasi, dan keberlanjutan, Kabupaten Bantul diharapkan mampu menjadi daerah yang semakin maju tanpa kehilangan identitas budayanya. Sehingga tercipta Raharjaning Nagari, yaitu kehidupan masyarakat yang adil, makmur, tenteram, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Agus menambahkan, pameran ini bertujuan untuk memajukan potensi UMKM lokal. Para pelaku UMKM di Bumi Projotamansari diharapkan dapat memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas, agar bisa terus bersaing di era saat ini.

“Ini upaya kami dalam melindungi, memberdayakan, dan memajukan UMKM dengan pendayagunaan potensi lokal untuk peningkatan kreativitas, inovasi, dan promosi baik di tingkat regional, nasional, hingga internasional,” katanya.

Selain pameran produk-produk unggulan, BCE 2026 juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lain seperti job fair, seminar, festival kuliner, serta berbagai hiburan menarik. Sejumlah acara tersebut diharapkan dapat menarik minat masyarakat.

“Rangkaian acaranya itu meliputi pameran produk kreatif UMKM dan hasil pembangunan daerah, job fair dari tanggal 6-7 Agustus, seminar yang dimulai tanggal 3 Agustus, festival kuliner, serta pentas seni yang menampilkan tarian baik festival dan modern, live music, festival pasar malam, hingga festival seni dari para seniman Bantul,” ucapnya menambahkan.

Selanjutnya, rangkaian acara juga dipadukan dengan MCF 2026 yang dilaksanakan pada tanggal 1-2 Agustus 2026. Acara budaya ini akan digelar di panggung utama BCE 2026.

“MCF 2026 ini tujuannya untuk melestarikan dan mengembangkan warisan budaya Mataram di Kabupaten Bantul, memperkuat identitas budaya masyarakat, meningkatkan apresiasi terhadap seni dan tradisi lokal, menggerakkan ekonomi kreatif berbasis budaya, serta mendukung pengembangan pariwisata dan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” kata Agus.

Dalam pelaksanaannya, MCF hari pertama akan diramaikan dengan penampilan dari Tari Sang Ksatria Mataram, Acapella Mataraman, Bantul Chamber Orkestra (Gamelan Orkestra) feat Extravagongso, Boris Sirait, Jevia Shio Octave, Anting Lambangsih, Fanatik Cidro dan ditutup oleh Ngatmombilung.

“Hari pertama dimulai pukul 13.00 WIB. Sementara acara hari kedua akan dimulai pada pukul 15.00 WIB dengan penampilan dari reyog wayang (sanggar seni Jemparing) dan Gamelan Band Plenthong Konslet. Kemudian mulai pukul 20.00 ada Kiai Kanjeng feat Noe Letto,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....