Tantang Adrenalin melalui Susur Gua Kiskendo Sumitro

  • 22 Jul 2026 22:18 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Kulon Progo — Pengelola kawasan wisata Gua Kiskendo melakukan inovasi guna meningkatkan angka kunjungan wisatawan. Salah satu dengan melaiulan pengembangan paket wisata minat khusus berupa caving (susur gua) Kiskendo Sumitro, bersinergi dengan Desa Wisata Jatimulyo. Langkah ini diambil upaya untuk menaikkan kunjungan.

Pengelola Gua Kiskendo, Suisno, menjelaskan, wisata berbasis sejarah dan budaya memerlukan adaptasi agar tetap relevan dengan generasi muda. Paket Caving Kiskendo Sumitro dikembangkan bagi pengunjung yang menyukai aktivitas petualangan di alam terbuka.

Aktivitas caving ini menawarkan pengalaman menyusuri perut bumi dengan tantangan medan yang bervariasi.

"Jalur Sumitro memiliki karakteristik medan vertikal sedalam 12 meter serta jalur horizontal berupa lorong air sepanjang 210 meter. Karakteristik susur gua basah ini menyerupai model wisata air yang saat ini tengah populer di kalangan wisatawan," ujarnya, Minggu 19 Juli 2026.

Untuk menikmati aktivitas kategori minat khusus ini, pengelola menerapkan standar keselamatan yang ketat. Biaya paket caving dipatok seharga Rp375.000 per orang untuk wisatawan nusantara (wisnus). Sementara itu, tarif untuk wisatawan mancanegara (wisman) dikenakan biaya sebesar Rp750.000 per orang.

Setiap peserta paket paket caving akan mendapatkan fasilitas penunjang keselamatan dan kenyamanan yang lengkap, meliputi Seragam baju khusus caving, Helm pelindung (helm), Senter/alat penerangan (headlamp) serta pendampingan pemandu profesional yang telah bersertifikat.

"Alhamdulillah, paket minat khusus ini mulai menarik antusiasme dari kelompok pemuda dan komunitas petualang," ucapnya.

Sementara bagi wisatawan umum yang ingin menikmati keindahan Gua Kiskendo tanpa mengambil paket caving, tarif masuk reguler yang diterapkan cukup terjangkau yakni seharga Rp10.000 per orang, di mana besaran tersebut sudah termasuk premi asuransi dari Jasa Raharja. Untuk retribusi parkir kendaraan, dikenakan tarif sebesar Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.

Kawasan wisata ini juga telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum seperti Kamar mandi dan toilet publik, gazebo, Mushola, dan tempat parkir yang luas di dalam lokasi wisata.

Meskipun fasilitas umum dan area seperti outbound serta perkemahan (camping) sudah tersedia, Suisno mengakui adanya tren penurunan kunjungan secara umum. Oleh karena itu, pihak pengelola berharap ada inovasi lanjutan seperti pembangunan kolam renang dengan konsep alami yang ramah lingkungan.

Rencana pembangunan kolam renang standar ini dimaksudkan untuk menarik minat segmen keluarga dan anak-anak.

Suisno menegaskan bahwa proyek ini akan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan mematuhi prinsip Geopark atau Geosite Kiskendo. Pasokan air kolam akan memanfaatkan sistem gravitasi pada musim hujan, dan dapat dialirkan dari dalam gua saat musim kemarau.

"Dengan ini diharapkan dapat menciptakan dampak ekonomi berantai (multiplier effect) bagi masyarakat setempat. Dengan adanya aktivitas berenang bagi anak-anak, orang tua yang menunggu dapat memanfaatkan waktu belanja di warung-warung sekitar, mulai dari membeli makanan, kopi, hingga kebutuhan perlengkapan seperti handuk dan pakaian ganti," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....