Sebanyak 34,53 Persen Pekerja di Sleman Telah Tercover BPJS Ketenagakerjaan

  • 21 Jul 2026 16:13 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sleman Sony Eka Santana menjelaskan sebanyak 195.000 dari 566.865 pekerja atau sebanyak 34,53 persen pekerja di Sleman telah tercover oleh BPJS Ketenagakerjaan. Angka ini menjadi capaian tertinggi dibandingkan dengan kabupaten kota lain di DIY. Meski capaian terbilang baik, pihaknya terus mengejar jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang ditargetkan pada tahun ini bisa mencapai 37 persen.

“Target 2026 dipatok sebesar 37 persen atau setara 209.740 pekerja. Masih terdapat selisih sekitar 14.000 pekerja yang perlu dikejar hingga akhir tahun,” kata Sony pada gelaran Forum Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) di Ngaglik, Sleman, Selasa, 21 Juli 2026.

Sony mengatakan sebagai langkah monitoring dan evaluasi, pihaknya bersama Pemkab Sleman rutin menggelar Forum Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Gelaran ini juga bertujuan untuk memacu peningkatan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja di wilayah Kabupaten Sleman.

"Forum UCJ ini merupakan inisiasi pertama di DIY, dan ada di Sleman. Kami berharap forum ini dapat diformalkan dan dibentuk secara resmi sebagai wadah komunikasi rutin dalam mengupayakan peningkatan cakupan kepesertaan," ujar Sony.

Sementara, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan pihaknya akan terus menggalakkan pemetaan dan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di wilayahnya. Meski capaian kepesertaan UCJ mengalami kenaikan pada triwulan II ini, dia mendorong adanya langkah percepatan agar target pada tahun ini bisa tercapai. Menurutnya, jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan instrumen penting jaring pengaman sosial. Terutama bagi pekerja rentan yang kerap kesulitan secara finansial saat menghadapi risiko kecelakaan kerja.

"Meskipun ada kenaikan, kita masih punya PR mengejar target 37 persen tahun ini atau sekitar 14.000 peserta lagi. Saya minta Disnaker dan OPD-OPD terkait segera memetakan celah pekerja rentan yang belum terjangkau BPJS Ketenagakerjaan," ucap Danang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....