Introspensi Diri dengan Mengingat Alloh SWT di setiap Waktu
- 19 Jul 2026 09:06 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Manusia diciptakan oleh Alloh SWT dengan dua unsur utama yang saling melengkapi, yaitu jasad dan ruh. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk senantiasa melakukan muhasabah atau introspeksi diri guna memahami esensi sejati dari keberadaan mereka sebagai manusia.
Ustadzah Hj. Zusniyati Mu’azah, S.Ag,M.Si, Penyuluh Agama Islam dari Kemenag DIY dalam tausiahnya di acara Siraman Rohani Islam PRO 4 RRI Yogyakarta mengatakan, kondisi manusia cenderung dipenuhi keterbatasan. Agar manusia tidak terus terjebak dalam kerugian, kelemahan, dan kelalaian, Alloh SWT memberikan jalan keluar melalui konsep hidup yang diberkahi.
Oleh karena itu, sebagai langkah nyata untuk memperbaiki kondisi diri, Dzikrullah atau mengingat Alloh SWT menjadi sangat penting untuk dilakukan. Karena ketika manusia rajin mengingat Alloh SWT di dunia, maka Alloh SWT pun akan mengingat hambaNya.
Ia menyebut hal ini sesuai dengan Hadist Qudsi yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, bahwa Alloh SWT berfirman Jika Alloh SWT berada dalam persangkaan hamba-Nya. Alloh SWT akan menyertai hamba-Nya mutlak ketika hamba tersebut mengingat-Nya. Jika hamba mengingat Alloh SWT dalam dirinya, maka Alloh SWT pun akan mengingatnya.
Ia menjelaskan berdasar perspektif para ulama, ketika Alloh SWT mengingat seorang hamba, hal itu merupakan sebuah bentuk kemuliaan yang sangat tinggi bagi hamba tersebut. Sebaliknya, jika Alloh SWT tidak pernah menyebut atau mengingat suatu kaum, hal itu menjadi pertanda bahwa mereka termasuk golongan orang-orang yang tidak dikehendaki kebaikannya oleh Alloh SWT.
Mengingat Alloh SWT atau dzikrulloh merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Terlebih lagi, terdapat keutamaan yang luar biasa jika seorang hamba senantiasa diingat oleh Sang Pencipta, agar tidak termasuk ke dalam golongan orang-orang yang rugi (muflis) dan celaka di akhirat kelak.
Ustadzah Zusniyati mengatakan ada tiga cara yang harus dilakukan oleh setiap manusia, Untuk mencapai derajat agar senantiasa diingat oleh Alloh SWT. pertama yang wajib dilakukan adalah memuliakan ruh yang telah dititipkan oleh Alloh SWT ke dalam tubuh kita. Pada hakikatnya, yang membuat jasad atau raga manusia menjadi mulia adalah keberadaan ruhnya. Cara kedua adalah dengan senantiasa mengarahkan ruh dan kesadaran kita untuk memperbanyak amal saleh. Dekatkan diri kepada Alloh SWT SWT melalui ibadah-ibadah yang baik dan istiqamah.
Sedangkan cara ketiga adalah menjadikan Dzikir sebagai bagian yang menyatu dengan perilaku sehari-hari disebut riyadah. dzikir tidak boleh lepas dalam kondisi apa pun, baik dalam keadaan suci maupun berhadas.
Melalui ketiga amalan ini, Ustadzah Zusniyati mengajak setiap muslim untuk tidak menjadi umat yang lalai selama hidup di dunia, hanya tersadar dan mengingat Alloh SWT ketika maut sudah menjemput. Sebaliknya, manusia diharapkan bisa terus bersyukur dan mengingat kebaikan Alloh SWT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....