Otak Bisa Alami Kelelahan jika Dipaksa Bekerja dalam Semalam
- 14 Jul 2026 09:05 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta — Sistem kerja yang dikebut agar selesai dalam semalam merupakan hal yang bisa saja dialami oleh semua orang. Namun, kebiasaan ini tidak sehat karena sangat membebani otak yang dipaksa untuk berpikir keras dalam waktu singkat sehingga dapat memicu kelelahan ekstrem.
Dosen Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta, Elisabeth Dwi Anggraeni, S.Psi., M.A., saat menjadi narasumber di RRI Yogyakarta mengatakan bahwa banyak pelaku sistem kebut semalam tidak menyadari dampak buruk aktivitas tersebut.
"Punya PR dikejar tenggat (deadline) dan selesai tepat waktu tetapi proses pembuatannya dikebut. Menunda penyelesaian PR, padahal tugas sudah diberikan sejak seminggu sebelumnya. Namun, karena kebiasaan menerapkan sistem kebut semalam, mereka baru menyelesaikan target saat mendekati waktu pengumpulan terakhir," kata Elisabeth.
Perilaku menerapkan kebut pekerjaan dalam semalam setiap kali ada tugas secara tidak langsung memaksa otak untuk bekerja jauh lebih keras pada saat itu juga.
"Otak jadi seperti macet dan lelah karena di dalam otak terjadi pemrosesan dan penyimpanan informasi. Sistem memori manusia itu ada batasnya. Artinya, ketika ada informasi masuk ke dalam otak, dibutuhkan waktu untuk menyimpannya menjadi memori jangka panjang," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa masing-masing individu memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Semakin sering memori dilatih, otak akan semakin terlatih. Begitu pula dengan terus belajar, seseorang akan mendapatkan lebih banyak informasi yang tersimpan di memorinya dengan baik.
"Artinya, kemampuan memori kita juga menjadi semakin baik. Jadi, setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung pada kemampuannya untuk melatih diri sendiri seperti apa," ucap Elisabeth.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa menerapkan sistem kebut semalam dapat memberikan dampak negatif secara psikologis, di antaranya tubuh sering mengalami kecemasan dan kelelahan. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk menumbuhkan kesadaran diri agar tidak memaksakan otak bekerja secara instan dalam waktu semalam.
Selain itu, masyarakat sering kali melupakan dan menyepelekan betapa pentingnya waktu tidur. Padahal, menghormati waktu istirahat sangat krusial agar tubuh bisa lebih rileks dan kemampuan diri dapat dimaksimalkan karena otak menjadi jauh lebih siap untuk berkonsentrasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....