Festival Literasi Jogja 2026 Hadirkan Zona MBG hingga Buku Digital
- 12 Jul 2026 17:35 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Festival Literasi Jogja (FLJ) 2026 tidak hanya menghadirkan bazar buku seperti tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah inovasi baru hadir pada penyelenggaraan tahun ini, mulai dari Zona Membaca Buku Gratis (MBG), Gowes Pintar, hingga Stan Buku Digital, sebagai upaya mewujudkan Yogyakarta sebagai kota literasi.
Festival yang berlangsung 9–13 Juli 2026 di halaman Grahatama Pustaka, Yogyakarta, ini diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama IKAPI DIY. Rangkaian kegiatannya meliputi bazar buku, seminar, talkshow, lomba untuk jenjang SD hingga SMA, serta gowes.
Rafi, panitia FLJ 2026 yang bertugas sebagai Control Self Assessment (CSA) di area bazar, mengatakan penyelenggaraan tahun ini lebih luas dibanding sebelumnya, baik dari segi kegiatan maupun jumlah penerbit yang terlibat.
"Kalau dari tahun lalu sama tahun ini, bedanya dari rangkaian kegiatan. Lombanya lebih banyak, biasanya fokusnya ke anak-anak aja, sekarang ada SD, SMP, SMA. Terus bazarnya juga lebih luas lagi untuk penerbitnya," ujar Rafi, Sabtu 11 Juli 2026.

Salah satu inovasi yang baru hadir tahun ini adalah Zona MBG, yakni area khusus berisi rak buku yang dapat dibaca pengunjung secara gratis tanpa harus membeli. Selain itu, hadir pula stan buku digital yang memungkinkan pengunjung membeli dan membaca buku langsung melalui ponsel dengan cara memindai kode. Bazar buku dibagi per penerbit dengan zona tematik meliputi area anak-anak, self improvement, novel, hingga buku agama, dengan diskon bervariasi mulai dari Rp5.000 hingga 60 persen, bahkan paket empat buku seharga Rp100.000.
Olivia, salah satu pengunjung yang datang setelah menemukan informasi festival di TikTok dan Instagram, mengaku tertarik karena FLJ 2026 menawarkan lebih dari sekadar pameran buku biasa. "Konsepnya dapet banget. Bukan cuma pameran buku aja. Ada talkshow-nya, dan dari visual event-nya sendiri estetik banget," ujar Olivia.
Mahasiswa yang mengaku sudah mengincar salah satu buku sejak lama itu juga menilai FLJ 2026 berhasil mengemas literasi dengan cara yang menarik bagi anak muda. Menurutnya, rendahnya minat baca bukan semata masalah minat, melainkan soal cara penyampaian.
"Event kayak gini tuh ngebuktiin kalau minat baca di kalangan anak muda itu nggak rendah, cuma cara penyampaiannya yang perlu dibikin seru kayak gini," katanya.
FLJ 2026 masih berlangsung hingga Senin, 13 Juli 2026, pukul 08.00–22.00 WIB di halaman Grahatama Pustaka, Yogyakarta. Tak hanya menjadi tempat berburu buku, festival ini juga menghadirkan pengalaman membaca yang lebih interaktif bagi berbagai kalangan. (Fatimah/Fitriana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....