Bupati Bantul: Kalurahan Bangunjiwo Adalah Pusat Ekonomi Kreatif

  • 10 Jul 2026 21:51 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Kapanewon Kasihan kembali ditegaskan sebagai salah satu pusat ekonomi kreatif di Kabupaten Bantul. Wilayah yang berada di bagian barat ini telah lama dikenal dengan produksi berbagai kerajinan yang mampu menembus pasar global.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengungkapkan, kreativitas warga Kasihan, terutama di Kalurahan Bangunjiwo, mampu menghasilkan berbagai jenis kerajinan yang sudah menjadi kebanggaan sejak dulu. Dikenal sebagai sentra kerajinan gerabah Kasongan, Kalurahan Bangunjiwo menjadi pusat aktivitas kreatif di wilayah ini.

“Orang mengenal Bantul itu salah satunya dari kerajinan dan kriya. Dan kriya yang paling terkenal tidak hanya di Bantul tapi juga di DIY adalah kriya yang dibuat oleh masyarakat Kasongan,” ucapnya saat menghadiri acara di Bangunjiwo, Kasihan, Rabu, 8 Juli 2026.

Gerabah produksi Kasongan bahkan sudah menjadi salah satu produk ekspor unggulan di Kabupaten Bantul. Untuk itu, Bupati menilai bahwa wujud kreativitas warga tersebut perlu diperkuat dan terus dilestarikan.

“Gerabah Kasongan saat ini tidak hanya untuk kepentingan apa namanya utilitas pragmatis seperti gentong, layah, genteng, dan sebagainya. Namun, hari ini gerabah Kasongan sudah bertransformasi menjadi barang-barang yang memiliki fungsi estetika dan itu diekspor,” ujarnya.

Meski begitu, Halim menyebut bahwa kondisi ketidakpastian global saat ini turut berdampak pada industri kerajinan di wilayah Kasihan. Adanya konflik di berbagai belahan dunia turut berdampak pada menurunnya jumlah ekspor kerajinan.

“Menurut data BPS, 70 persen ekspor DIY itu berasal dari Bantul. Maka dengan adanya konflik di tingkat global ini, Bantul menjadi rawan terdampak karena kita memiliki relasi internasional yang kuat,” katanya.

Lebih lanjut, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemkab Bantul untuk terus memperkuat sektor kerajinan kawasan tersebut. Salah satunya dengan membangun berbagai infrastruktur untuk memperlancar mobilitas dan aktivitas masyarakat.

“Dengan dibangunnya infrastruktur, maka aktivitas ekonominya lebih efisien. Dan ini akan terus kami tingkatkan,” ucapnya menambahkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....