Libur Sekolah, Permintaan Sayur di Pasar Beringharjo Yogyakarta Melonjak

  • 09 Jul 2026 20:06 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Permintaan komoditas sayur di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, meningkat selama musim liburan sekolah akibat tingginya kunjungan wisatawan ke Yogyakarta.

Kondisi ini banyak dialami para pedagang sayuran, khususnya Ida. “Kalau musim liburan, yang belanja di sini 30% nya dari wisatawan domestik, 70 persen buat pasokan resto, Mbak,” ujar Ida, pedagang sayur, Rabu, 8 Juli 2026.

Ida, mengungkapkan bahwa, komoditas sayuran seperti kembang kol, cabai, dan selada banyak dicari saat musim liburan sekolah. Sayur-sayur ini banyak dicari oleh sektor perhotelan bahkan penjualan naik hingga 100–200 persen dibanding hari biasa.

Meskipun permintaan dari hotel mengalami kenaikan, pasokan sayur tetap tersedia karena musim kemarau yang membuat hasil panen di wilayah pemasok meningkat.

Beberapa minggu yang lalu, penurunan harga sayur terjadi di Pasar Beringharjo. “Kalau musim kemarau, pasokan sayurnya melimpah, tapi barangnya murah,” ucap Ida.

Selain itu, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak beroperasi seperti biasa mengakibatkan turunya harga sayur.

Hendra, salah satu pembeli sayur mengemukakan bahwa saat ini ia lebih sering berbelanja ke Pasar Beringharjo karena harga sayur yang lebih murah dibandingkan beberapa waktu yang lalu.

“Waktu program makan bergizi gratis tidak libur, harga sayur lumayan tinggi. Sekarang harganya turun, jadi saya bisa beli lebih banyak dengan uang yang sama,” ujar Hendra.

Dengan demikian, terdapat dua kelompok pembeli dengan motif berbeda di pasar Beringharjo selama musim liburan sekolah ini. Wisatawan mendorong naiknya permintaan sayur karena kebutuhan sektor perhotelan. Sementara itu, masyarakat lokal menaikan kuantitas barang yang dibeli karena harga yang lebih terjangkau akibat melimpahnya pasokan musim kemarau dan liburnya program MBG. (Zaskia/Naila)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....