Kongres PKBTS XX, Momentum Perkuat Kembali Ajaran Ki Hajar Dewantara
- 02 Jul 2026 01:30 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Perkumpulan Keluarga Besar Tamansiswa (PKBTS) menggelar Kongres ke-20 Tahun 2026 di Yogyakarta pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026. Kongres yang dibuka di Pendopo Agung Tamansiswa, Selasa, 30 Juni 2026, diharapkan menjadi momentum memperkuat peran organisasi alumni dalam menjaga dan mengembangkan ajaran Ki Hajar Dewantara di tengah perubahan zaman.
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, yang membuka kongres tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai pendidikan Tamansiswa tetap relevan menghadapi tantangan masa kini. Menurutnya, kemajuan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh penguasaan teknologi, tetapi juga oleh kekuatan karakter yang dibangun melalui proses pendidikan.
"Hadirin sekalian, masa depan pendidikan Indonesia tidak akan semata ditentukan oleh seberapa canggih teknologi yang kita kuasai, melainkan oleh seberapa kuat karakter yang kita bangun. Di sinilah relevansi Tamansiswa tetap tak tergantikan, sebab Ki Hajar Dewantara mengajarkan bukan sekadar ilmu untuk bekerja, melainkan budi untuk menjadi manusia," ujar Paku Alam X.
Sri Paduka berharap Kongres PKBTS ke-20 mampu melahirkan kepemimpinan yang kuat, visi yang jelas, serta program kerja yang semakin memperkuat kontribusi organisasi bagi dunia pendidikan, kebudayaan, dan bangsa Indonesia.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa (MLPTS), Ki Prof. Pardimin, yang membacakan sambutan Ketua Umum MLPTS, menegaskan bahwa PKBTS merupakan wadah perjuangan alumni, mahasiswa, serta para simpatisan Tamansiswa untuk mewarisi sekaligus menyebarluaskan ajaran Ki Hajar Dewantara. Ia mengingatkan kembali sejarah berdirinya organisasi yang berawal dari Persatuan Bekas Murid Tamansiswa (PBMTS) pada 13 April 1929 sebagai "pagar hidup" bagi Perguruan Tamansiswa.
Menurutnya, makna "pagar hidup" tidak hanya sebatas simbol, tetapi harus diwujudkan melalui penguatan eksistensi organisasi, perluasan gerakan, serta pelestarian ajaran Tamansiswa. Seluruh kegiatan PKBTS juga diharapkan tetap sejalan dengan tujuan Persatuan Tamansiswa dan mampu menjadi organisasi yang mencetak kader-kader progresif yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
"Kami berharap PKBTS mampu meningkatkan peran nasionalnya melalui kader-kader yang produktif dan kreatif, baik dalam pemikiran maupun karya nyata. Kongres ini juga diharapkan menghasilkan berbagai resolusi yang bermanfaat bagi PKBTS, Tamansiswa, dan Republik Indonesia," katanya.
Kongres PKBTS ke-20 berlangsung selama tiga hari dengan agenda utama mengevaluasi program organisasi, menyusun arah kebijakan, serta memilih kepengurusan baru. Forum tersebut juga menjadi ruang konsolidasi alumni Tamansiswa dari berbagai daerah untuk memperkuat kontribusi organisasi dalam bidang pendidikan, kebudayaan, dan kebangsaan sesuai dengan semangat ajaran Ki Hajar Dewantara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....