Dampak El Nino Godzilla, Siaga Darurat Kekeringan di Bantul Resmi Berlaku

  • 01 Jul 2026 13:40 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul telah menetapkan status siaga darurat kekeringan mulai 25 Juni hingga 25 September 2026. Kebijakan itu berdasarkan informasi terbaru dari BMKG terkait dampak El Nino Godzilla.

Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol mengungkapkan, keputusan tersebut juga merupakan hasil kesepakatan dengan sejumlah instansi terkait. Selain itu, permintaan bantuan air bersih juga sudah mulai masuk ke BPBD.

“Di Dlingo pekan lalu sudah ada bantuan air bersih. Selain itu curah hujan di wilayah Bantul juga sudah mulai menurun,” ucapnya, Selasa, 30 Juni 2026.

Antoni menambahkan, status tersebut sesuai dengan surat edaran terkait antisipasi kekeringan yang sudah diterbitkan beberapa waktu lalu. Untuk itu, masyarakat diimbau untuk mulai melakukan penghematan air.

“Kami minta masyarakat untuk bijak dalam menggunakan air. Apabila ada bantuan air, sebaiknya digunakan untuk kebutuhan pokok seperti minum, mandi, dan mencuci pakaian,” ujarnya.

Lebih lanjut, masyarakat juga bisa mencari sumber air alternatif lainnya. Salah satunya dengan melakukan penampungan air hujan jika memungkinkan.

“Kalau di beberapa daerah masih turun hujan, sebaiknya airnya juga ditampung sebagai antisipasi kalau sumber air utama mulai mengering,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Mujahid Amrudin menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi dampak kekeringan. Salah satunya dengan menggandeng instansi lain maupun pihak swasta untuk menyalurkan air bersih bagi warga terdampak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....