Sleman Andalkan Wisata Alam, Budaya, hingga Kuliner untuk Tarik Pasar Nasional
- 30 Jun 2026 15:31 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Kabupaten Sleman terus memperkuat daya tarik pariwisatanya dengan mengandalkan keberagaman destinasi yang memadukan wisata alam, budaya, kuliner, hingga fasilitas pendukung perjalanan bisnis. Beragam potensi tersebut diproyeksikan mampu menjangkau pasar wisata yang lebih luas, tidak hanya wisatawan rekreasi, tetapi juga segmen meeting, incentive, convention, exhibition (MICE) dan korporasi.
Ketua BPC PHRI Sleman Andhu Pakerti, mengatakan kekuatan pariwisata Sleman terletak pada kelengkapan produk wisata yang mampu memenuhi kebutuhan berbagai segmen wisatawan.
"Sleman tidak hanya siap menerima wisatawan leisure, tetapi juga memiliki potensi besar untuk kegiatan bisnis, pemerintahan, pendidikan, dan komunitas," ujarnya.
Sleman menawarkan beragam pilihan destinasi. Mulai dari wisata alam dan petualangan, wisata edukasi, destinasi heritage, hingga akomodasi dan venue pertemuan. Sejumlah destinasi unggulan yang menjadi andalan antara lain Tebing Breksi, wisata jeep kawasan Merapi, serta berbagai kawasan cagar budaya. Selain itu, kuliner khas seperti gudeg dan bakpia juga menjadi bagian dari pengalaman wisata yang ditawarkan kepada pengunjung. Perpaduan antara kekayaan alam, budaya, kuliner, dan fasilitas pendukung dinilai menjadi nilai lebih yang membedakan Sleman dengan destinasi wisata lainnya.
Tidak hanya mengandalkan objek wisata, Sleman juga mengembangkan konsep wisata berbasis pengalaman. Wisatawan tidak hanya diajak mengunjungi destinasi, tetapi juga menikmati aktivitas yang memadukan petualangan, budaya lokal, hingga kenyamanan akomodasi.
Menurut Andhu, keberagaman produk wisata tersebut menjadi modal bagi Sleman untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta maupun tingkat nasional.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah, BPC PHRI Sleman, pelaku usaha pariwisata, dan jaringan buyer nasional menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem wisata yang kuat,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....