Bersama PRABAWA, BNNK Bantul Cegah Pelajar Putus Sekolah akibat Narkoba
- 29 Jun 2026 22:43 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bantul terus mendorong program pendekatan rehabilitatif bagi pelajar yang terindikasi menyalahgunakan narkoba. Melalui Program Rehabilitasi Anti Narkoba Bagi Siswa (PRABAWA), BNNK Bantul memberikan pendampingan dan pemulihan tanpa harus mengeluarkan siswa dari sekolah.
Kepala BNNK Bantul, Arfin Munajah menjelaskan, secara teknis pelaksanaan program ini dilakukan dengan mendatangi sekolah dan melakukan skrining terhadap para siswa. Skrining dilakukan dengan memberikan kuesioner dan mewawancarai masing-masing siswa.
“Jadi kami mendatangi sekolah untuk melakukan Skrining Intervensi Lapangan (SIL). Kalau ada yang positif, kami tes urine dulu sebelum diberikan rehabilitasi,” ucapnya, Senin, 29 Juni 2026.
Rehabilitasi diberikan dengan memberi pendampingan kepada siswa di sela jam istirahat. Sehingga, siswa masih bisa mengikuti proses belajar mengajar tanpa harus dikeluarkan dari sekolahnya.
“Dari tim kami datang pada jam-jam istirahat, lalu minta ruang khusus dari pihak sekolah untuk bisa dilakukan pendampingan,” katanya.
Arfin menambahkan, pendampingan dilakukan selama delapan kali pertemuan atau lebih. Namun, jumlah tersebut bisa bertambah sesuai kebutuhan.
“Kalau ada yang membutuhkan lebih dari delapan kali, boleh saja. Setelah itu juga ada pasca rehab, kami datangi ke rumahnya untuk melihat kondisi setelah rehabilitasi,” ucapnya.
Meski begitu, Arfin menyebut bahwa proses pendampingan juga disesuaikan dengan tingkat keparahan penggunanya. Apabila sudah dalam tahap kecanduan, siswa tersebut akan diberikan rujukan untuk perawatan di fasilitas rehabilitasi yang disediakan.
“Kalau masih coba-coba itu masih bisa kami lakukan rehabilitasi rawat jalan. Tapi kalau kecanduannya sudah parah dan muncul halusinasi, kami akan rujuk untuk rawat inap. Kami sudah bekerja sama dengan tempat-tempat rehabilitasi untuk itu,” ujarnya.
Selain mendatangi sekolah, layanan rehabilitasi gratis juga tersedia di klinik BNNK Bantul. Para orang tua yang anaknya terindikasi menggunakan narkoba, bisa mengantarkan mereka ke BNNK Bantul untuk mendapatkan pendampingan.
“Kalau orang tua mau datang ke sini juga bisa. Kami terbuka dan gratis. Kapan saja bisa datang pada jam-jam kerja,” ucapnya menambahkan.
Lebih lanjut, upaya pemberantasan narkoba di kalangan anak muda ini, juga membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitar. Untuk itu, BNNK Bantul mengimbau kepada seluruh orang tua untuk memperhatikan pergaulan anak-anak mereka.
“Kami berusaha untuk memulihkan anak yang terkena narkoba untuk sembuh dan tidak mengonsumsi lagi. Tapi kalau masih berkumpul dengan komunitas yang erat dengan narkoba, ya sama saja akan kembali terjerumus lagi,” kata Arfin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....