Mahasiswa UNY Kembangkan Quiche Lorraine Kaya Zat Besi untuk Bantu Cegah Anemia
- 29 Jun 2026 20:41 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menghadirkan inovasi pangan bergizi untuk membantu mencegah anemia pada remaja. Melalui produk Quiche Lorraine berbahan dasar puree wortel dan bayam, inovasi ini menawarkan alternatif makanan tinggi zat besi yang lebih disukai, terutama oleh remaja putri.
Penggagas inovasi tersebut adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga Fakultas Teknik UNY, Mau'idhatun Nashuha. Ide tersebut muncul dari pengalamannya saat menempuh pendidikan di sekolah berasrama, ketika para siswi rutin menerima tablet tambah darah (TTD) sebagai upaya pencegahan anemia.
Menurutnya, banyak siswa enggan mengonsumsi tablet tambah darah karena rasa, aroma, dan sensasi setelah dikonsumsi yang menyerupai besi sehingga menimbulkan mual. Kondisi tersebut membuat kepatuhan dalam mengonsumsi suplemen zat besi menjadi rendah.
Selain itu, pola makan di asrama yang menggunakan sistem central kitchen dengan menu yang cenderung berulang turut memengaruhi selera makan siswa. Sayuran seperti bayam dan wortel kerap tidak dihabiskan, sehingga asupan zat gizi penting bagi remaja belum terpenuhi secara optimal.
"Dari pengalaman tersebut saya terinspirasi mengembangkan produk makanan fungsional yang tidak hanya kaya zat besi, tetapi juga memiliki cita rasa, aroma, dan tekstur yang lebih disukai remaja, khususnya remaja putri," ujar Mau'idhatun Nashuha beberapa waktu lalu.
Produk Quiche Lorraine yang dikembangkannya merupakan modifikasi dari hidangan klasik asal Prancis dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang kaya nutrisi. Puree wortel digunakan sebagai campuran kulit pie, sedangkan bayam dipadukan dengan jamur kuping, susu, telur, dan keju sebagai bahan isian.
Pemilihan bayam dan wortel didasarkan pada kandungan zat besi, vitamin, serta antioksidan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan remaja sekaligus membantu mencegah anemia. Sementara itu, penyajian dalam bentuk quiche diharapkan mampu meningkatkan minat remaja mengonsumsi sayuran yang selama ini kurang diminati.
Proses pembuatannya diawali dengan mengolah adonan kulit pie dari tepung terigu, puree wortel, butter, telur, dan gula halus, kemudian dipanggang terlebih dahulu. Setelah itu, isian yang terdiri dari bayam, jamur, susu, telur, puree wortel, dan berbagai bumbu dimasukkan ke dalam kulit pie sebelum dipanggang kembali hingga matang.
Inovasi tersebut juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 tentang penghapusan kelaparan dan SDG 3 mengenai kehidupan sehat dan sejahtera. Melalui pemanfaatan bahan pangan lokal, produk ini diharapkan dapat menjadi pilihan makanan bergizi yang lebih menarik bagi generasi muda.
Ke depan, Quiche Lorraine berbasis wortel dan bayam ini diharapkan tidak hanya menjadi hasil karya akademik, tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai alternatif pangan sehat di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....