Anak Buruh Tani Gunungkidul Raih Kuliah Gratis di UGM
- 29 Jun 2026 20:39 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Keterbatasan ekonomi tidak menyurutkan langkah Leni Ismawati (18) untuk mewujudkan cita-citanya menempuh pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM). Remaja asal Gunungkidul itu berhasil diterima di Program Studi Akuntansi UGM melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sekaligus memperoleh beasiswa Pendidikan Unggul Bersubsidi 100 persen atau UKT nol.
Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), Leni telah memendam impian menjadi mahasiswa UGM. Keberhasilannya menembus kampus impian menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih pendidikan tinggi.
Leni merupakan anak tunggal pasangan Semojo (50) dan Erni (37), yang menggantungkan hidup dari mengelola sawah dan ternak dengan penghasilan yang tidak menentu. Untuk menambah pemasukan keluarga, Erni juga bekerja sebagai buruh tani di lahan milik tetangganya.
Meski hidup dalam keterbatasan, kedua orang tua Leni menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama. Erni mengaku tidak ingin putrinya mengalami penyesalan yang sama seperti dirinya yang hanya mampu menempuh pendidikan hingga SMP, sementara suaminya lulus SD.
“Saya selalu mendorong anak saya untuk sekolah, bagaimanapun caranya untuk biaya nanti bisa dicari. Saya tidak ingin dia menyesal seperti orang tuanya,” tutur Erni, Senin, 29 Juni 2026.
Dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi Leni untuk terus mengejar impiannya. Ia mengaku pesan sang ibu agar tidak takut bermimpi menjadi motivasi terbesar saat memutuskan memilih Program Studi Akuntansi UGM.
“Ibu sempat berpesan agar jangan takut mengejar mimpi. Hal itulah yang akhirnya membuat saya berani mencoba mendaftar di jurusan Akuntansi UGM,” ujar Leni.
Sejak kecil, Erni juga membiasakan putrinya hidup sederhana dan menghargai setiap proses. Leni diajarkan bahwa setiap keinginan harus diperjuangkan melalui kerja keras, termasuk menabung dari uang saku untuk memenuhi kebutuhan pribadinya.
Selain itu, Erni selalu mengawasi pendidikan agama dan pergaulan putrinya agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab.
“Saya sengaja tidak memanjakannya sedari kecil, selain karena kondisi ekonomi, saya juga khawatir Leni akan kesulitan menghadapi masa depannya nanti,” ucapnya.
Perjalanan menuju bangku kuliah tidak dilewati Leni dengan mudah. Saat melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Wonosari yang lokasinya cukup jauh dari rumah, ia harus tinggal di kos. Pengalaman tersebut justru membentuk kemandiriannya dan melatih kemampuan mengatur waktu.
Berbeda dengan sebagian besar teman-temannya yang mengikuti bimbingan belajar, Leni memilih belajar secara mandiri karena keterbatasan biaya. Ia menemukan waktu belajar paling efektif pada dini hari dengan rutin bangun pukul 02.00 untuk belajar.
Usaha tersebut membuahkan hasil. Leni berhasil meraih peringkat kedua eligible, yang menjadi bekal penting hingga akhirnya lolos SNBP ke UGM.
Ketertarikannya pada bidang ekonomi mulai tumbuh sejak SMA dan semakin kuat ketika mempelajari akuntansi di kelas XII. Setelah memahami prospek karier di bidang tersebut, ia semakin mantap memilih Program Studi Akuntansi sebagai tujuan pendidikannya.
“Semenjak kelas 12, saya mulai mendalami akuntansi serta bagaimana prospek karir ke depan. Hal tersebut akhirnya membuat saya merasa bidang ini sangat tepat bagi saya,” ujarnya.
Selain berprestasi secara akademik dengan langganan peringkat pertama sejak SD hingga menjadi lulusan terbaik saat SMP, Leni juga aktif mengikuti berbagai organisasi, di antaranya Rohani Islam (Rohis), Palang Merah Remaja (PMR), serta Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM) Kapanewon Wonosari. Saat SMA, ia juga mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Ekonomi hingga tingkat kabupaten.
Kini, Leni memandang pendidikan bukan lagi sekadar untuk meraih nilai atau penghargaan, melainkan sebagai jalan untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga sekaligus mengubah masa depannya.
“Saya berharap setelah ini, Akuntansi UGM bisa membuka lebih banyak jalan dan hal-hal baik bagi masa depan saya,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....