Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, JPW Ingatkan Polri Tetap Fokus Pelayanan Publik
- 29 Jun 2026 20:40 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Jogja Police Watch (JPW) menilai kepolisan perlu memperkuat fokus pada tugas pokok sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kadiv Humas JPW Baharuddin Kamba turut menyoroti peran kepolisian yang masuk pada ruang-ruang masyarakat sipil. Bahkan ini telah tertuang dalam revisi undang-undang yang telah disahkan menjadi undang-undang oleh DPR RI.
Kamba mengatakan keterlibatan Polri dalam sejumlah program di luar fungsi utamanya dinilai perlu dievaluasi agar tidak berdampak pada kualitas pelayanan publik. Menurutnya, keterlibatan kepolisian pada ruang publik perlu dicermati agar tidak menggeser prioritas institusi dalam menjalankan fungsi utama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kamba turut menyoroti program apparat kepolisian yang ikut menanam jagung demi program ketahanan pangan.
“Pihak kepolisian ngurus tanam jagung seperti itu kan sebenarnya bukan menjadi tugas utama. Meskipun ya boleh-boleh saja, tapi tugasnya adalah soal ketertiban, keamanan, mengayomi, melayani, melindungi masyarakat. Itu yang menjadi penting. Bukan menanam menanam jagung seperti itu.," ujar Kamba saat dikonfirmasi, Senin, 29 Juni 2026.
Kamba menambahkan masuknya aparat kepolisian ke sejumlah jabatan di ruang sipil berpotensi memengaruhi regenerasi jabatan di lingkungan sipil apabila tidak diatur secara proporsional. Dia juga mendorong pihak kepolisian untuk fokus agar konsentrasi pada tugas mengayomi dan melindungi masyarakat tidak pecah dan tidak terganggu.
Meski dia mengakui sejumlah pembenahan masih perlu dilakukan, tapi Kamba mengaku tetap memberi apresiasi pada program kepolisian yang dinilai berdampak positif bagi masyarakat. Salah satunya adalah program “Ibu Memanggil” yang diiniasiasi oleh Polda DIY untuk menekan angka kejahatan jalanan dan kenakalan remaja. Lewat program ini orang tua diajak untuk berperan aktif untuk melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya, utamanya untuk tidak keluar pada saat malam hari.
“Dari catatan atau pengamatan kami dengan adanya gerakan minimalisir tingkat kejahatan, sedikit berkurang ya dibanding sebelum-sebelumnya. Penting bagi orang tua, sekolah apalagi ini kan masa liburan sekolah. Menjadi penting bagi orang tua jangan sampai anaknya itu tidak pulang atau pulangnya apa sudah ganti hari,” ucap Kamba.
Kamba berharap, pada usia ke-80 Polri terus melakukan pembenahan internal sekaligus memperkuat profesionalisme dalam menjalankan tugas pokoknya. Dengan demikian, berbagai program di luar fungsi kepolisian tetap dapat berjalan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Perbaikan di internal kepolisian itu harus benar-benar dilakukan. Polisi ini fokus saja sesuai dengan protokolnya,” kata Kamba.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....