Petani Kopi Sikopel Banjarnegara Terapkan Pertanian Berkelanjutan
- 29 Jun 2026 20:34 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Banjarnegara - Tim Pakar Fakultas Pertanian UMY melakukan pendampingan berbasis agribisnis hijau, bagi 38 petani kopi di wilayah Banjarnegara. Para produsen kopi ini, tergabung dalam Koperasi Produsen Kopi Sikopel Mitreka Satata.
Dosen Agribisnis Fakultas Pertanian UMY, Oki Wijaya menyampaikan, mata rantai kualitas kopi premium sangat ditentukan perlakuan para petani, terhadap kebun mereka sejak awal. Namun, kesalahan mendasar yang sering terjadi lebih ke pola pikir.
”Yang menganggap semakin banyak pupuk kimia ditebar, maka hasil panen akan semakin melonjak,” katanya, Senin, 29 Juni 2026. ”Padahal, pemupukan kopi itu harus dilakukan berimbang, sesuai fase dan kebutuhan riil tanaman.”
Melalui pendekatan yang diberikan, Oki mengajak petani bergeser ke efisiensi biaya logistik pupuk. Namun tanpa menurunkan volume produksi, sekaligus menjaga daya dukung lahan agar tidak kritis dalam jangka panjang.
Sejalan dengan hal itu, pakar kesehatan tanaman sekaligus Dosen Agroteknologi UMY, Dr. Siti Nur Aisyah, menjelaskan dari sisi teknis agronomi. Bahwa kesehatan tanah adalah fondasi utama dari cita rasa kopi yang berkualitas.
”Kami meluruskan persepsi petani, bahwa pemupukan ramah lingkungan itu bukan berarti membiarkan tanaman kopi kekurangan nutrisi,” katanya. ”Sebaliknya, ini adalah tentang akurasi pengaturan nutrisi agar tepat sasaran.”
Merespons pendampingan ini, Ketua Koperasi Produsen Kopi Sikopel Mitreka Satata, Turno menyatakan, edukasi pemupukan berimbang ini merupakan jawaban kongkrit. Yaitu terkait tantangan standardisasi mutu yang selama ini dihadapi koperasi petani kopi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....