BPBD Bantul Pastikan Bantuan Air Bersih Tak Terdampak Efisiensi Anggaran
- 25 Jun 2026 12:27 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul memastikan bahwa program distribusi air bersih tidak akan terpengaruh oleh kebijakan efisiensi anggaran. Bantuan dropping air tetap akan berjalan penuh bagi warga yang terdampak kekeringan.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Mujahid Amrudin mengungkapkan pihaknya telah memetakan sejumlah titik yang berpotensi mengalami kekeringan saat musim kemarau. Anggaran untuk bantuan air bersih juga sudah disiapkan.
"Dropping air tidak terpengaruh efisiensi. Kami sudah buat simulasi dan pertengahan Agustus sudah siap. Pemetaan lokasi dan anggarannya juga sudah kami susun," ucapnya, Kamis, 25 Juni 2026.
Mujahid menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan bantuan air bersih, BPBD tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah daerah. Selama ini, kebutuhan pendanaan juga mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan.
"Selain dari anggaran kami, kami juga bekerja sama dengan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR)," ujarnya.
Meski begitu, ia berharap permintaan bantuan air bersih pada tahun ini dapat berkurang dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab, sejumlah wilayah yang biasanya rawan dilanda kekeringan, kini telah memiliki sistem penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas).
“Saya berharap di beberapa titik kekeringan yang selama ini ada, sekarang sudah memiliki upaya-upaya melalui Pamsimas. Jadi itu akan mengurangi volume distribusi air untuk wilayah kekeringan,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....